Sabtu, 18/04/2026 03:13 WIB

Mentan Minta Kostraling dan Bulog Bekerja Optimal Serap Gabah Petani





Kostraling mampu bekerja menjadi Bulog-Bulog kecil yang menyerap semua hasil panen di seluruh daerah. 

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limp panen raya padi di lahan seluas 1.000 hektare sekaligus melakukan gerakan serap gabah petani di Desa Je’netaesa, Kecamatan Simbang Kabupaten Maros, Sabtu (20/3).

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo meminta semua pihak yang terlibat dalam proses penyerapan gabah giling di masa panen raya 2021 untuk tetap fokus dalam menjalankan tugas.

Dia berharap satuan kerja Komando Strategi Penggilingan Padi (Kostraling) serta jajaran Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) dapat menyerap gabah petani secara optimal.

"Meskipun kondisi saat ini membuat akses terbatas, namun bukan berarti kita tidak bekerja. Tetap semangat dan fokus dalam memberi yang terbaik bagi bangsa, lakukan kewajiban pemenuhan pangan bagi rakyat Indonesia, selalu jaga kesehatan dan patuhi protokol kesehatan," ujar Syahrul Rabu (24/3).

Dia berharap, Kostraling mampu bekerja menjadi Bulog-Bulog kecil yang menyerap semua hasil panen di seluruh daerah. Selanjutnya Kostraling menyalurkan hasil serapannya ke semua gudang Bulog di seluruh Indonesia.

"Dengan demikian, upaya serap gabah atau beras petani menjadi optimal. Saya kira ini adalah sinergi yang sangat bagus antara Kementan yang didalamnya juga tergabung Perpadi dengan Bulog," kata Syahrul.

Di samping itu, kata Syahrul, pihaknya juga akan melakukan percepatan Musim Tanam (MT II) dengan mendistribusikan berbagai bantuan benih unggul, pupuk, alat mesin pertanian serta sarana dan prasarana lainnya seperti pembangunan jaringan irigasi.

"Semua kami lakukan untuk mendukung wasembada pangan. Karena itu Kementan secara optimal akan terus melakukan upaya-upaya penanganan panen dan pasca panen untuk menjaga agar harga gabah/beras petani menguntungkan. Dengan begitu kita juga bisa melakukan percepatan tanam Musim Tanam-II," kata dia.

Semua upaya tersebut, kata Syahrul, baru bisa dicapai apabila ada kerjasama kongkrit antar semua pihak, baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, perum bulog dan unsur lain yang memiliki semangat menyediakan ketersedian pangan nasional.

"Kami mengharapkan kepada Provinsi dan Kabupaten/Kota melakukan gerakan di lapangan dan menggerakkan Kostraling di Kecamatan sebagai ujung tombaknya. Komitmen yang kuat akan menjadi indikator keberhasilan pencapaian sasaran tanam padi, jagung dan kedelai," kata Syahrul.

KEYWORD :

Kostraling Syahrul Yasin Limpo Kementan




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :