Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan
Jakarta - Kiprah ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di Jepang Open 2016 harus terhenti di semifinal. Hendra/Ahsan dihentikan pasangan Tiongkok, Li Junhui/Liu Yuchen, dalam laga tiga game dengan skor 13-21, 21-18 dan 15-21 selama 49 menit.
Berlaga di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Hendra/Ahsan terlebih dulu kehilangan game pertama. Mereka berusaha membuka peluang dengan menyamakan kedudukan setelah menang 21-18, di game kedua. Sayang di game penentu, Hendra/Ahsan hanya bisa unggul di awal dengan 3-1. Selebihnya, Li/Liu melesat terus meninggalkan Hendra/Ahsan hingga akhir pertandingan.
“Tadi kami keserang duluan dari lawan. Game ketiga dari mereka servis udah tipis banget. Kami terlalu memaksa, tapi malah keserang balik,” kata Hendra.
Sultra jadi Tuan Rumah STQH Nasional 2025
Hendra/Ahsan dan Li/Liu sebelumnya sudah lima kali berhadapan di lapangan pertandingan. Rekor pertemuan sejauh ini dipimpin oleh Li/Liu dengan 3-2. Pertemuan terakhir mereka terjadi di Badminton Asia Championship 2016 lalu. Hendra/Ahsan saat itu kalah 21-15, 15-21 dan 13-21.
Final ganda putra Japan Open 2016 akan mempertemukan Li/Liu dengan pasangan Korea, Kim Gi Jung/Ko Sung Hyun. Kim/Ko sendiri maju ke final usai mengalahkan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, Jepang, dengan 17-21, 21-15 dan 21-18.
Mengakhiri perjalanannya di Jepang, Hendra/Ahsan pun kini kembali bersiap untuk pertandingan berikutnya. Ganda putra terbaik Indonesia ini akan turun berlaga di Korea Open 2016. Hendra/Ahsan akan menjadi satu-satunya wakil tim Pelatnas PBSI yang turun di Korea karena sebagian besar pemain nasional sedang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON).
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Bulutangkis PBSI Jurnas Pelatnas PBSI Hendra/Ahsan

























