Sabtu, 18/04/2026 07:04 WIB

Jika Motor Terendam Air, Ini yang Harus Dilakukan





Biaya servis motor terkena banjir tidak mahal, asalkan pengendara tidak nekat menghidupkan motornya setelah terendam banjir.

Motor terendam banjir (HalloIndo)

Jakarta, Jurnas.com - Hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Selasa (17/12/2019) kemarin membuat sejumlah titik tergenang dan banjir.

Bahkan, ada yang mencapai ketinggian 40 cm, termasuk di kawasan Senayan ada beredar foto di media sosial sepeda motor yang terparkir terendam air.

Jika kondisi begini, apakah motor harus di servis besar atau hanya servis standar?

Pemilik bengkel Kevin Berkah, Eko Sujatmiko, di kawasan Cibubur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengatakan sepeda motor yang terendam air sebenarnya tidak memerlukan servis besar.

"Asal tidak nekat dihidupkan, motor tidak usah servis besar. Cukup dibawa ke bengkel terdekat kemudian kuras oli mesin, bersihkan busi, dan pastikan tidak ada kabel konslet," kata Miko, sapaan akrabnya, Rabu (18/12/2019).

Kendati tidak perlu servis besar sampai turun mesin, Miko mengatakan ada beberapa komponen yang perlu diganti karena sudah mengandung air.

"Sudah terlanjur kena air. Ganti semua jenis oli yang ada di motor, ganti filter udara, ganti busi. Jangan sepele sama kabel-kabel yang kena air, kalau dibiarkan bisa konslet," kata dia.

Miko mengatakan biaya servis motor terkena banjir tidak mahal, asalkan pengendara tidak nekat menghidupkan motornya setelah terendam banjir.

"Yang penting jangan nekat dihidupin. Kalau nekat, risikonya lebih besar, bisa sampai turun mesin. Ongkosnya mahal," kata dia.

"Tapi kalau kerendam banjir biasa, paling seharga servis biasa. Ongkos jasa dan biaya komponen yang diganti," katanya, menambahkan bahwa rata-rata biaya Rp75 ribu sampai Rp150 ribu di bengkel biasa.

KEYWORD :

Jakarta Motor Terendam Banjir Bengkel




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :