Ilustrasi Big Bang (foto: IFL Science)
Jakarta - Astronom di Belanda telah mengidentifikasi galaksi radio paling jauh yang pernah ditemukan. Galaksi, TGSS J1530 + 1049, terletak 12 miliar tahun cahaya jauhnya. Sinyal radio yang merekam catatan berasal dari alam semesta 840 juta tahun setelah Big Bang.
Para ilmuwan di Universitas Leiden menemukan galaksi menggunakan radio dengan gelombang raksasa, yang terletak di India. Teleskop Gemini Utara Hawaii dan Teleskop Besar Teropong Arizona membantu para astronom mengukur jarak ekstrim galaksi.Para peneliti menghitung jarak dengan mengukur pergeseran merah galaksi. Ketika galaksi bergerak menjauh dari Bumi, efek Doppler menyebabkan cahaya galaksi tampak lebih merah. Semakin cepat sebuah galaksi bergerak menjauh dari Bumi, semakin besar pergeseran merahnya. Karena semakin jauh galaksi, semakin cepat bergerak menjauh dari Bumi, tanda merah galaksi berfungsi sebagai proxy untuk mengukur jaraknya dari Bumi.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Ilmuan Astronom Galaksi Bumi




























