Ilustrasi KPU dan Bawaslu
Jakarta - Tingginya biaya politik di Indonesia ditenggarai menjadi salah satu faktor yang membuat perempuan sungkan
dalam pencalonan legislatif. Hal itu disinyalir menjadi kendala dalam memenuhi kuota keterwakilan kaum hawa sebanyak 30 persen dalam pencalonan legislatif dalam pemilu.
"Ini juga jadi kendala. Harusnya parpol bisa memberikan insentif politik," ucap Titi.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Pilkada Caleg Perempuan



























