David Silva dan Pep Guardiola
Jakarta - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mendapat sanksi dari UEFA atas aksi protesnya kala menjalani laga leg kedua melawan Liverpool di perempat final Liga Champions.
Atas sanksi tersebut, mantan pelatih Barcelona itu harus menjalani hukuman diskors dua pertandingan di Liga Champions.
Saat itu City menderita kekalahan 1-2 di perempatfinal leg kedua yang digelar di Etihad, Rabu (11/4/2018). Pada pertandingan tersebut, Guardiola hanya berada di pinggir lapangan selama satu babak saja.
Wasit Antonio Mateu Lahoz mengirim si manajer itu ke bangku penonton saat pergantian babak. Itu buntut dari protes kerasnya terhadap sejumlah keputusan wasit, termasuk gol Leroy Sane yang dianulir.
Menurut laporan dari BBC, UEFA menjatuhkan hukuman dua pertandingan ke Guardiola di Liga Champions musim depan. Dia tak akan bisa mendampingi City di satu laga awal.
UEFA Tak Berdaya Larang Barcelona Main di AS
Untuk pertandingan kedua, UEFA menangguhkan hukumannya selama satu tahun. Hukuman bisa menjadi berlaku jika dia kembali membuat tindakan serupa dalam kurun waktu tersebut.
UEFA juga menjatuhi denda untuk Liverpool atas ulah keributan suporternya selama perempatfinal dan semifinal. The Reds didenda 25.450 pound sterling atau setara Rp 472 juta.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Guardiola Manchester City UEFA




















