Lombok - Kepala Badan Ketahanan Pangan pada Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi mengingatkan, petani yang ingin melakukan panen agar melapor ke Dandim, untuk segera melakukan pembelian kemudian diteruskan ke Bulog, sehingga tak jatuh ke tangan tengkulak.
Demikian disampaikan Agung Hendriadi kepada awak media usai menginisiasi traksaksi pembelian gabah di tiga lokasi di provinsi Nusa Tenggara Barat, Rabu (7/3).
Ketiga lokasi itu adalah, desa Darmasari, Kecematan Sikur dan desa Senyiur, kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur, dengan harga gabah kering panen Rp 4.300 per kg. Sedangkan di desa Senteluk, kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat pembelian dilakukan dengan harga Rp 4.300 per kg
"Serab gabah yang kami lakukan ini agar petani tidak sengsara. Kalau petani sengsara dan tidak mau menanam karena rugi, bangsa ini mau makan apa!," kata Agung yang juga Ketua I Pelaksana Sergab.
Aksi Demo di Istana Baru Akan Mulai Siang Hari
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Kementan Sergap




















