Tony Rosar alias Tony Robedi Basar, maestro pelukis Indonesia saat perawatan di Bandung
Jakarta - Siang ini mendapat kabar dari sosial media, sosok maestro pelukis Indonesia, Tony Robedi Rosar alias disapa Rosar, meninggal dunia. Saya kaget bercampur sedih. Rosar yang biasa saya panggil Kai itu, terlihat foto jenazahnya begitu kurus. Kempot.
Terakhir kali saya mendapat kabar pada Juli 2017. Dikabarkan oleh rekannya, Kurnia, Rosar dalam kondisi kritis di rumah sakit Santo Borromeus, Bandung karena kanker ganas yang mengendap dalam tubuhnya.Saat itu Kurnia yang korektor lukisan ini menyampaikan, kondisi penyakit sudah stadium empat. Kondisinya cukup memprihatinkan. Bahkan hanya keajaiban yang bisa menyembuhkannya. "Terakhir saya bertemu, dia hanya menyampaikan minta maaf kalau ada kesalahannya selama ini," tutur Kurnia.
"Selama menjadi rekan kerjanya, dia sudah banyak meninggalkan jejak lukisannya. Bahkan banyak kalangan yang ingin melihat langsung cara kerja Rosar melukis dengan sangat cepat yang hasilnya sangat luar biasa," ujarnya.

Terakhir dia menelepon Saya usai menjalani operasi beberapa bulan lalu. Dia hanya menanyakan foto-foto dan arsip tulisannya yang pernah saya buat. Tapi Rosar keburu "menghilang". Selamat jalan Kai, jasadmu hilang tapi lukisanmu tetap abadi terkenang.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Tony Rosar Maestro Pelukis Seniman






















