Anggota Komisi VI DPR RI, Iskandar Dzulkarnain Syaichu (Foto: Humas DPR)
Jakarta - Seiring dengan rencana penggunaan gardu Tol otomastis atau non tunai, Komisi VI DPR mempertanyakan nasib sumber daya manusia (SDM) atau para pekerja yang biasa bertugas di pintu Tol cash.
Penggunaan pintu Tol otomatis tersebut seakan-akan terjadi adanya sistem robotisasi. Hal tersebut menimbulkan keresahan di kalangan pekerja yang biasa bertugas di pintu Tol cash terkait dengan nasib mereka.Demikian dikatakan Anggota Komisi VI DPR RI Iskandar Dzulkarnain Syaichu dalam rapat dengar pendapat dengan Dirut PT Jasa Marga beserta jajaran dan unsur perbankan di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta."Dirut PT. Jasa Marga menyebutkan, dalam waktu tiga sampai enam bulan ke depan, posisi mereka masih aman. Lalu setelah lewat waktu enam bulan itu, saya ingin tahu bagaimana skema Jasa Marga terhadap mereka yang termasuk golongan kecil ini bila tidak di PHK," ucap Iskandar, Rabu (11/10).Baca juga :
Amin AK Respons Saham RI Keluar dari MSCI
Amin AK Respons Saham RI Keluar dari MSCI
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Warta DPR Komisi VI DPR

























