Ilustrasi - ini pesan dari Nabi Muhammad SAW untuk tidak meremehkan niat dalam melakukan sesuatu yang baik (Foto: Pexels/Mutefekkirane)
Jakarta, Jurnas.com - Niat memiliki kedudukan yang sangat penting dalam Islam.
Sebuah amalan yang tampak baik tidak akan bernilai ibadah apabila tidak dilandasi niat yang ikhlas karena Allah SWT.
7 Perkara yang Membatalkan Salat Menurut Fikih
Sebaliknya, amalan sederhana dapat bernilai besar jika dilakukan dengan niat yang benar.
Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى
Artinya: "Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya, dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang diniatkannya." (HR. Bukhari No. 1 dan Muslim No. 1907, dari Umar bin Khattab RA).
Doa Memohon Kesembuhan Lengkap dengan Artinya
Hadis ini menjadi salah satu landasan utama dalam Islam bahwa kualitas suatu amal tidak hanya diukur dari bentuk perbuatannya, tetapi juga dari niat yang ada di dalam hati.
Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk selalu meluruskan niat sebelum melakukan ibadah maupun aktivitas sehari-hari.
Dengan niat yang ikhlas, pekerjaan seperti belajar, bekerja, mencari nafkah, hingga membantu sesama dapat bernilai ibadah di sisi Allah SWT.
Sebaliknya, amalan yang dilakukan demi pujian atau kepentingan dunia semata berisiko kehilangan nilai pahalanya.
Hadis ini menjadi pengingat agar setiap Muslim senantiasa memperbaiki niat dalam setiap amal, sehingga segala aktivitas yang dilakukan benar-benar menjadi jalan untuk meraih rida Allah SWT.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Info Keislaman Hadis Nabi Muhammad Nilai Niat Agama Islam


















