Sabtu, 19/09/2026 10:03 WIB

Kementan Jemput Bola Layanan Perizinan Pertanian bagi Pelaku UMKM





Jemput bola menjadi penting bagi pelaku usaha skala UMKM, karena proses perizinan tidak berhenti pada pengajuan administrasi.

Bimbingan Teknis Cara Pembuatan Pakan yang Baik (CPPB) dan Pendaftaran Pakan Skala UMKM di Wilayah Jawa Barat yang digelar di Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat, Kamis (17/9/2026). Foto: dok. jurnas

BANDUNG, Jurnas.com - Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan pendekatan jemput bola kepada pelaku usaha di daerah, khususnya kepada pelaku UMKM. Kementan tidak hanya menyediakan layanan digital tetapi juga hadir langsung di wilayah yang memiliki potensi pengembangan usaha pertanian.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis Cara Pembuatan Pakan yang Baik (CPPB) dan Pendaftaran Pakan Skala UMKM di Wilayah Jawa Barat yang digelar di Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan yang diikuti 60 pelaku usaha produsen pakan ternak skala UMKM tersebut menjadi sarana bagi Kementan untuk mendekatkan informasi pendampingan dan layanan perizinan kepada pelaku usaha di daerah.

“Pusat PVTPP ke depannya akan terus memasifkan upaya jemput bola ke wilayah dengan potensi yang besar sebagai bentuk komitmen kami untuk terus meningkatkan pelayanan perizinan pertanian,” ujar Kepala Pusat Pelindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementan, Indra Zakariya Rayusman melalui keterangannya, Sabtu (19/9/2026).

Menurut Indra, kehadiran Kementan secara langsung di daerah merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat dan pelaku usaha. Dengan bertemu langsung, pelaku usaha tidak hanya mendapatkan informasi mengenai perizinan, tetapi juga dapat berkonsultasi mengenai berbagai persyaratan yang harus dipenuhi.

Jemput bola menjadi penting bagi pelaku usaha skala UMKM, karena proses perizinan tidak berhenti pada pengajuan administrasi. Pelaku usaha juga perlu memahami standar teknis atau tata cara produksi hingga persyaratan pendaftaran produk.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai CPPB, mekanisme dan persyaratan pendaftaran pakan serta berbagai aspek yang perlu diperhatikan dalam proses pengujian.

Kepala DKPP Provinsi Jawa Barat, Linda Al Amin, menyambut baik langkah Kementan yang hadir langsung memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM pakan di Jawa Barat.

“Selama ini kami di DKPP Provinsi Jawa Barat sering melakukan bimbingan teknis untuk peternakan, namun memang jarang yang secara spesifik terkait pakan ternak. Karena itu, kami sangat berterima kasih kepada Kementerian Pertanian, khususnya Pusat PVTPP, yang hadir memberikan bimbingan teknis bagi rekan-rekan UMKM di wilayah Jawa Barat,” ungkap Linda.

Bimtek juga menghadirkan sejumlah narasumber untuk memberikan pemahaman secara menyeluruh kepada pelaku usaha.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jawa Barat memberikan paparan mengenai tata cara pengajuan Perizinan Berusaha dan Perizinan Berusaha untuk Menunjang Kegiatan Usaha (PB UMKU) skala UMKM melalui sistem OSS.

Sementara itu, narasumber dari Direktorat Pakan Kementan menjelaskan penerapan CPPB skala UMKM, mekanisme dan persyaratan pendaftaran pakan, serta titik kritis pengujian dalam proses pendaftaran pakan.

Materi kemudian diperdalam melalui diskusi interaktif. Peserta mendapat kesempatan menyampaikan pertanyaan sekaligus berkonsultasi mengenai perizinan, penerapan CPPB, hingga proses pendaftaran produk.

Selanjutnya, Kementan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen akan terus memperkuat sinergi dalam memberikan pelayanan dan pembinaan kepada pelaku usaha pakan.

“Pendekatan jemput bola ini menjadi bagian dari komitmen Kementan untuk menghadirkan layanan perizinan yang lebih dekat, mudah dipahami, dan responsif terhadap kebutuhan pelaku usaha di daerah. Dengan pendampingan langsung, pelaku UMKM diharapkan semakin siap memenuhi persyaratan teknis dan administrasi sekaligus mengembangkan usahanya secara legal dan berkelanjutan,” jelas Indra Zakariya.

KEYWORD :

Jemput bola Layanan perizinan Indra Zakariya Rayusman




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :