Sabtu, 24/10/2026 02:13 WIB

Hari Polio Sedunia Setiap 24 Oktober: Sejarah, Tujuan, dan Maknanya





Setiap tanggal 24 Oktober, masyarakat global memperingati Hari Polio Sedunia (World Polio Day).

Ilustrasi - Hari Polio Sedunia setiap 24 Oktober (Foto: Freepik)

Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 24 Oktober, masyarakat global memperingati Hari Polio Sedunia (World Polio Day).

Peringatan tahunan ini menjadi momentum penting bagi komunitas kesehatan internasional untuk menguatkan komitmen bersama dalam mengeliminasi penyakit kelumpuhan anak secara menyeluruh dari muka bumi.

Polio atau poliomielitis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus polio dan menyerang sistem saraf. Penyakit ini berisiko tinggi menyebabkan kelumpuhan permanen, terutama pada anak-anak di bawah usia lima tahun.

Peringatan Hari Polio Sedunia diinisiasi oleh Rotary International untuk mengenang hari kelahiran Jonas Salk, ilmuwan dan dokter asal Amerika Serikat yang memimpin tim penemu vaksin polio pertama pada awal dekade 1950-an.

Penemuan vaksin inactivated polio vaccine (IPV) oleh Jonas Salk, yang disusul oleh pengembangan oral polio vaccine (OPV) oleh Albert Sabin, menjadi titik balik besar dalam sejarah kedokteran dunia.

Kehadiran kedua jenis vaksin ini berhasil menekan angka kasus polio secara drastis di berbagai belahan dunia.

Inisiatif Peningkatan Eliminasi Polio Global (Global Polio Eradication Initiative / GPEI) yang diluncurkan pada tahun 1988 oleh Rotary International, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), UNICEF, serta Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) makin memperkuat pergerakan imunisasi massal di seluruh penjuru dunia.

Peringatan 24 Oktober membawa sejumlah tujuan strategis demi mewujudkan dunia bebas dari polio:

Meningkatkan Kesadaran Imunisasi: Mengedukasi masyarakat mengenai vitalnya pemberian dosis imunisasi polio lengkap pada anak-anak sebagai satu-satunya langkah pencegahan paling efektif.

Menggalang Dukungan Komitmen dan Pendanaan: Mendorong pemerintah, lembaga donor, dan organisasi internasional untuk terus mengalokasikan sumber daya serta anggaran dalam program cakupan vaksinasi massal.

Memperkuat Pengawasan dan Imunisasi Tambahan: Memastikan sistem surveilans dan pengawasan ketat terus berjalan, khususnya di wilayah-wilayah yang masih rentan mengalami cakupan imunisasi rendah atau potensi munculnya kembali kasus polio.

Apresiasi Petugas Kesehatan Garda Terdepan: Memberikan penghormatan atas dedikasi para kader dan tenaga medis yang bertaruh nyawa menjangkau pelosok terpencil demi memberikan tetes vaksin kepada setiap anak.

KEYWORD :

Hari Polio Sedunia 24 Oktober Peringatan Internasional Bulan Oktober




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :