Pelantikan Dewan Pengurus Pusat Institusi Perkapalan dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) Periode 2026-2030 di Jakarta, Selasa (20/10/2026). Foto: iperindo/jurnas
JAKARTA, Jurnas.com — Menteri Perindustrian Republik Indonesia Muhammad Sarmuji melantik secara resmi Dewan Pengurus Pusat Institusi Perkapalan dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) periode tahun 2026–2030 di Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Hadir pada kesempatan tersebut antara lain Dirjen Ilmate Kemenperin Setia Diarta, Sekretaris Jenderal Kemenperin Eko S.A. Cahyono, Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Harjo Soekartono, Wakil Ketua Umum Kadin bidang Perindustrian Saleh Husin, Ketua Umum Iperindo Anita Puji Utami serta sejumlah tokoh industri kapal anggota Iperindo, para pengurus, perwakilan pengurus cabang, dan para mitra, asosiasi maupun stakeholders Iperindo.
Ketua Umum Iperindo Anita Puji Utami mengatakan, kepengurusan baru berkomitmen memperkuat industri perkapalan nasional melalui optimalisasi kapasitas galangan, transformasi digital, modernisasi fasilitas produksi, serta penerapan konsep green shipyard.
“Iperindo saat ini menaungi 281 perusahaan anggota yang terdiri atas 148 perusahaan galangan kapal, 121 perusahaan industri penunjang, sembilan perusahaan jasa konsultan, dan tiga perusahaan jasa klasifikasi,” kata Anita.
Menurut Anita, anggota Iperindo memiliki potensi kapasitas pembangunan kapal baru hingga 1.200 unit kapal per tahun serta kapasitas reparasi kapal sekitar 36.000 dock space.
Anita menegaskan, besarnya kapasitas tersebut harus didukung kebijakan pengadaan kapal yang berpihak pada industri dalam negeri, pembiayaan kompetitif, insentif fiskal, penguatan industri komponen, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia dan teknologi.
“Iperindo harus hadir dengan kerja nyata, solusi nyata, dan keberpihakan yang nyata. Kebutuhan kapal pemerintah, BUMN, dan swasta nasional harus dioptimalkan untuk memperkuat galangan kapal dalam negeri,” tegasnya.
Dia menjelaskan, Iperindo akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, BUMN, industri pelayaran, perguruan tinggi, dan lembaga riset untuk mempercepat modernisasi dan digitalisasi galangan, meningkatkan efisiensi produksi, serta mengembangkan galangan yang ramah lingkungan.
Kehadiran pengusaha muda dalam kepengurusan Iperindo pusat periode 2026–2030 diharapkan membawa energi baru dan memperkuat regenerasi kepemimpinan organisasi.
Melalui kepengurusan baru ini, Iperindo menargetkan industri perkapalan nasional semakin kompetitif, mampu memenuhi kebutuhan armada dalam negeri, mengurangi ketergantungan pada galangan luar negeri, serta memperkuat kemandirian dan konektivitas maritim Indonesia.
Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji dalam arahannya mengharapkan Iperindo menjadi mitra strategis Kementerian Perindustrian dalam memperkuat dan mengembangkan industri perkapalan nasional.
Dia menjelaskan kinerja industri perkapalan Indonesia menunjukkan perbaikan signifikan pada triwulan II 2026, dengan pertumbuhan mencapai 5,54 persen.
Capaian ini menjadi sinyal positif bagi sektor alat angkutan, khususnya industri kapal, sekaligus mencerminkan momentum penguatan sektor manufaktur nasional.
Di sisi lain, pembangunan kapal baru selama periode 2021–2025 menunjukkan perkembangan yang fluktuatif. Saat ini, kebutuhan kapal di pasar domestik semakin besar, sementara ketersediaan kapal relatif terbatas. Kalaupun tersedia, harga kapal cenderung mahal.
"Kondisi ini menjadi peluang strategis bagi galangan kapal nasional untuk meningkatkan produksi dan mengambil peran lebih besar dalam memenuhi kebutuhan kapal," katanya.
Kepengurusan Iperindo
Sementara itu, kepengurusan Iperindo periode tahun 2026-2030 yang mengangkat Ketua Umum Anita Puji Utami dengan wakil Ketua Umum terdiri dari Selamat Budiman, Edy Widarto, Sudirman Saw, Rio Yovian Haminoto. Adapun Sekretaris Jenderal adalah Steven Angga Prana dan Bendahara Umum Endry Hariadi.
Selain itu, kepengurusan Iperindo juga diisi oleh Dewan Penasehat yang diketuai oleh Bambang Haryo Soekartono. Sedangkan Dewan Pakar diketuai oleh Prof. Syarief Widjaja. Adapun Dewan Pengawas diketuai oleh Go Darmadi.
Struktur organisasi iperindo juga mengangkat 13 bidang yang mencakup bidang Bangunan Baru dengan Ketua Barli Hasan. Bidang Reparasi Kapal dengan ketua Endi Endrocahyo. Bidang industri oil and gas bangunan lepas pantai dengan ketua Agus Sakhlan.
Kemudian bidang jaminan mutu dan K3LH yang diketuai oleh Fadjar Haryo Saputro. Bidang struktur tarif yang diketuai oleh Mawan Widodo. Bidang organisasi dan keanggotaan diketuai Imam Kusnandar. Bidang kebijakan publik dan advokasi diketuai Untung Suropati. Bidang industri kapal nomln ferrous diketuai Oliver William Jost.
Bidang industri penunjang yang diketuai Suwarno. Bidang klasifikasi dan konsultan yang diketuai Arief Budi Permana. Bidang kordinasi antar lembaga dan asosiasi yang diketuai Michael Sutandar. Bidang kerjasama dan promosi yang diketuai Dian Yudhistira dan bidang pengembangan SDM yang diketuai Muhammad Azis.
Anita meminta pada pengurus pusat Iperindo untuk memperkuat kolaborasi bersama pengurus cabang, para anggota dan stakeholders guna merealisasikan program kerja yang telah diamanahkan di dalam Rapat Umum Anggota (RUA).
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Pengurus Iperindo Menteri Perindustrian Anita Puji Utami



























