Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Galibaf (Foto: Anadolu)
Jakarta, Jurnas.com - Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf menyatakan bahwa rudal Iran mampu menyerang target di mana pun sesuai kehendak negara tanpa adanya batasan. Pernyataan tersebut dikutip melalui laporan media pemerintah setempat.
"Dalam konflik hibrida saat ini, baik secara ekonomi, militer, diplomatik, maupun lainnya, Iran tidak akan pernah menyerah atau membuat negara ini terhenti," tegas Ghalibaf, yang juga menjabat sebagai negosiator utama Iran dalam pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS).
Lebih lanjut, Ghalibaf menambahkan bahwa Iran akan "merespons dengan kekuatan, seperti yang telah dilakukan hingga saat ini, dan telah membuat musuh tidak berdaya di setiap lini."
Sebelumnya, pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah lokasi di Iran, yang kemudian dibalas oleh negara tersebut.
Setelah kedua pihak saling serang selama berbulan-bulan, Iran dan AS menandatangani nota kesepahaman untuk menghentikan konflik tersebut pada pertengahan Juni. Namun, serangan kembali terjadi tidak lama usai perjanjian tersebut berlaku.
Iran Bombardir Pangkalan Udara Pangeran Hassan
Hingga kini, perseteruan kedua negara masih belum dapat diselesaikan. Bahkan, AS memutuskan untuk meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran sebagai upaya untuk mengakhiri konflik dengan menciptakan beban finansial tambahan bagi negara Islam tersebut.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Ketua Parlemen Iran Rudal Iran Mohammad Bagher Ghalibaf
























