Selasa, 22/09/2026 12:55 WIB

Serangan Saudi ke Kota Pelabuhan Yaman Tewaskan Enam Warga Sipil





Serangan udara yang dilancarkan koalisi pimpinan Arab Saudi ke kota pelabuhan strategis Laut Merah, Mokha, menewaskan sedikitnya enam orang

Kelompok Houthi di Yaman (Foto: Arab News)

Sanaa, Jurnas.com - Serangan udara yang dilancarkan koalisi pimpinan Arab Saudi ke kota pelabuhan strategis Laut Merah, Mokha, menewaskan sedikitnya enam orang dan melukai delapan lainnya pada Selasa (22/9).

Peningkatan aktivitas militer ini terjadi di tengah serangan kilat yang diluncurkan kelompok Houthi yang disokong Iran dalam beberapa pekan terakhir untuk menguasai seluruh pesisir Laut Merah Yemen, termasuk Mokha. Situasi ini memaksa pemerintah Yemen yang didukung Arab Saudi merespons secara intensif.

"Enam warga sipil, termasuk dua anak-anak dan seorang wanita, tewas serta delapan lainnya luka-luka akibat serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi di Mokha," demikian laporan kantor berita Saba yang berafiliasi dengan Houthi, yang dikutip AFP.

Ketua Dewan Kepemimpinan Kepresidenan Yaman, Rashad al-Alimi, menggelar pembicaraan via telepon dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 20 September untuk meminta dukungan AS dalam menghadapi milisi pro-Iran tersebut.

Menurut sumber internal kantor Alimi, Trump tidak menjanjikan bantuan militer secara langsung, melainkan menyampaikan bentuk solidaritas terhadap pemerintah Yaman.

Media AS melaporkan bahwa Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman juga telah mendesak Trump untuk menggempur posisi Houthi. Di sisi lain, Perdana Menteri Inggris Andy Burnham dilaporkan sepakat untuk memberikan dukungan militer kepada Arab Saudi.

Kemajuan teritorial yang diraih Houthi semakin memperkuat cengkeraman Iran dan sekutunya atas dua jalur pelayaran vital, termasuk Selat Hormuz, yang menjadi tumpuan utama Arab Saudi dan negara-negara Teluk untuk mengekspor minyak mentah.

Konflik di Timur Tengah ini kian meluas sejak dimulainya serangan AS-Israel ke Iran pada 28 Februari lalu yang memicu balasan dari Teheran serta keterlibatan kelompok-kelompok sekutunya, termasuk Houthi di Yemen dan Hizbullah di Lebanon. Perang saudara Yaman yang bermula pada 2014 sempat membeku sejak 2022, namun kembali pecah pada Juli lalu.

KEYWORD :

Konflik Saudi vs Houthi Kota Mokha Yaman Konflik Timur Tengah




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :