Pemimpin Korut, Kim Jong Un, mengawasi uji coba senjata tipe baru (Foto: Reuters)
Pyongyang, Jurnas.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengawasi langsung uji coba sistem senjata tipe baru, dan memujinya sebagai bukti kemajuan teknologi militer negaranya.
Pengumuman tersebut mengemuka dua hari setelah Korea Selatan dan Jepang mendeteksi peluncuran dua rudal balistik jarak pendek oleh Pyongyang ke arah perairan timur Semenanjung Korea. Kedua negara mengecam aksi tersebut sebagai ancaman bagi perdamaian dan keamanan regional.
Biro Peluru Kendali Korea Utara mengonfirmasi suksesnya uji coba yang digelar pada Minggu tersebut di hadapan Kim Jong Un. Meski tidak membeberkan detail teknis spesifik mengenai jenis senjata yang diuji, media pemerintah KCNA melaporkan bahwa Kim menyebut peluncuran itu sebagai demonstrasi nyata dari teknologi pertahanan ultra-modern.
Kim Jong Un memperingatkan bahwa kemajuan militer ini akan memberikan efek "sakit kepala yang tak tersembuhkan serta pukulan telak yang tak terhindarkan" bagi para musuh Korea Utara. Ia juga mengaitkan uji coba tersebut dengan kesiapsiagaan perang dan pengembangan kekuatan bersenjata masa depan.
Uji coba pada Minggu tersebut berlangsung hanya delapan hari setelah Korea Utara menembakkan sejumlah rudal balistik jarak pendek dalam latihan kekuatan tempur gabungan yang melibatkan artileri jarak jauh.
Jepang Uji Rudal, Adik Kim Jong Un Ancam Militer
Media pemerintah mengklaim seluruh senjata dalam latihan tersebut menghantam target dengan tingkat akurasi 100 persen. Sementara itu, Korea Selatan mengutuk peluncuran tersebut karena dinilai melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB, sementara Jepang mengajukan protes keras terhadap Pyongyang.
Pekan lalu, Pyongyang juga menolak tegas resolusi Badan Energi Atom Internasional (IAEA) yang mendesak penghentian aktivitas nuklirnya.
Kementerian Luar Negeri Korea Utara menegaskan bahwa status negaranya sebagai negara bersenjata nuklir telah bersifat permanen dan tidak dapat diubah, berdasarkan undang-undang nasional Adik Kim Jong Un, Kim Yo Jong, juga menyebut pihak yang mengharapkan denuklirisasi Korea Utara sebagai tindakan keliru.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Senjata Baru Korut Kim Jong Un Rudal Balistik Korea Utara Nuklir Pyongyang
























