Senin, 14/09/2026 20:28 WIB

Iran Bantah Terlibat dalam Perang Yaman





Iran membantah keterlibatan negaranya dalam perang di Yaman, menyusul langkah kelompok Houthi yang didukung Iran merebut lebih banyak wilayah.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ismail Baghaei (Foto: Pars Today)

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Luar Negeri Iran membantah keterlibatan negaranya dalam perang di Yaman, menyusul langkah kelompok Houthi yang didukung Iran merebut lebih banyak wilayah.

"Iran tidak campur tangan dalam urusan Yaman," ujar juru bicara kementerian, Ismail Baghaei, kepada wartawan, dikutip Arabnews, Senin (14/9).

Ia menyebutkan bahwa Houthi merupakan "aktor yang sepenuhnya independen dan mengambil keputusan berdasarkan kepentingan mereka sendiri."

Di sisi lain, Pasukan pemerintah Yaman menyatakan lebih dari 500 tentara tewas dan sekitar 1.500 lainnya luka-luka dalam pertempuran selama sebulan terakhir melawan kelompok Houthi di sepanjang pesisir barat Yaman.

Kelompok Houthi melancarkan serangan besar-besaran menuju Selat Bab al-Mandab yang strategis.

Dalam pernyataan yang disiarkan oleh Al-Joumhouriya TV, Pasukan Perlawanan Nasional Pemerintah Yaman menyebutkan jumlah korban tersebut tercatat pada 9 Agustus hingga 10 September, seraya mengeklaim bahwa lebih dari 1.000 anggota Houthi tewas dan ribuan lainnya luka-luka.

Namun, angka-angka tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen.

Pernyataan tersebut juga menyebutkan bahwa pertempuran diawali dengan serangan rudal, drone, dan perahu bermuatan bahan peledak yang dilancarkan Houthi, sebelum meluas dari Hays di bagian selatan provinsi pesisir Laut Merah, Hodeidah, ke beberapa front di provinsi tetangga, Taiz, di Yaman barat daya.

KEYWORD :

Kemlu Iran Perang Yaman Esmaeil Baghaei




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :