Selasa, 08/09/2026 07:29 WIB

Tak Hanya MotoGP, NTB Kini Jadi Tujuan Diplomasi Internasional





Kunjungan internasional terbaru adalah kedatangan Putri Mahkota Swedia Victoria Ingrid Alice Desiree.

Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhammad Iqbal (kanan) saat menyambut kedatangan Putri Mahkota Swedia Victoria Ingrid Alice Desiree. Foto: dok. jurnas

MATARAM, Jurnas.com — Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi terkenal di dunia internasional sejak Sirkuit Mandalika resmi beroperasi pada 12 November 2021. Bahkan NTB masuk ke dalam kalender internasional balapan MotoGP.

Di era kepemimpinan Gubernur Lalu Muhammad Iqbal saat ini, NTB semakin banyak mendapat perhatian dunia, bahkan sering menjadi tempat bertemunya kepentingan dan persahabatan internasional. Tamu-tamu dari negara-negara lain bertubi-tubi datang ke NTB, mulai dari duta besar negara sahabat hingga delegasi internasional yang ingin melihat langsung potensi daerah dan menggali potensi negara lebih jauh.

Kunjungan internasional terbaru adalah kedatangan Putri Mahkota Swedia Victoria Ingrid Alice Desiree. Kehadiran Putri Victoria ini tentu membawa NTB ke level pergaulan internasional yang berbeda. Dia datang bukan hanya sebagai calon penerus Raja Carl XVI Gustaf, tetapi juga sebagai Goodwill Ambassador UNDP, sebuah badan pembangunan yang berada di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Lombok dipilih karena memiliki jejak panjang kerja sama dengan UNDP, mulai dari pemulihan pasca gempa, kesehatan, ekonomi biru hingga penguatan ekonomi masyarakat,” kata Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal melalui keterangannya, Selasa (8/9/2026).

Pewaris takhta Kerajaan Swedia itu berada di NTB selama tiga hari, yakni sejak 5 hingga 7 September 2026. Saat tiba di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Praya, Iqbal langsung menyambut dan mendampinginya ke lokasi-lokasi potensial bagi kerjasama NTB dan Swedia serta UNDP.

Selama berada di NTB, Putri Victoria melihat langsung kehidupan masyarakat dan berbagai praktik pembangunan di tingkat lokal. Di Lombok Utara, misalnya, Putri Victoria mengunjungi SMKN 1 Pemenang dan Puskesmas Pemenang untuk melihat bagaimana pendidikan dan pelayanan kesehatan dibangun kembali setelah gempa 2018.

Dia juga berdialog dengan petani Desa Sajang mengenai pemulihan pertanian dan sistem irigasi pascabencana. “Ini kesempatan kami mengenalkan NTB ke dunia," kata Iqbal.

Selain itu, kata Iqbal yang mantan diplomat dan duta besar Indonesia untuk Turki tersebut, Putri Victoria melihat secara dekat bagaimana agenda pembangunan berkelanjutan diterjemahkan dalam aksi nyata di lapangan.

“Beliau melihat langsung pengembangan ekonomi biru, perlindungan ekosistem pesisir, serta program asuransi terumbu karang. Hal itu sebagai sinergi pengelolaan pariwisata bahari dan pelestarian lingkungan laut,” katanya.

Kunjungan Putri Victoria tersebut semakin memperpanjang daftar tamu internasional yang datang ke NTB. Sebelumnya, sebanyak 11 duta besar negara sahabat sudah berkunjung ke NTB. Mereka adalah Duta Besar H.E. Dr. Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari dari Qatar; HE Mohamed Ahmed Salim Al-Shanfari dari Oman; HE Redouane Houssaini dari Morroco; HE Dr. Tanya Dimitrova, Ph.D. dari Bulgaria; HE Menissa Rambally dari Caribbean; HE Abdulmonem Annan dari Syiria; HE Ramil Rzayev dari Azerbaijan; HE Zuhair Saleh Muhammad Al-Shun dari Palestine; Mr. Momcilo Vukovic dari Bosnia and Herzegovina (Chargé d`Affaires a.i.); Mr. Nikson Ballco. (Head of Mission) dari Albania, dan Elena Maria Emandi (Diplomatic Counsellor) dari Romania.

Tahun lalu, Iqbal juga menggelar Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) yang diikuti duta besar dan diplomat perwakilan dari 27 negara, yakni antara lain dari Kuwait, Singapore, Jordan, Slovakia, Zimbabwe, Serbia, Bosnia & Herzegovina, Ukraine (CDA), Poland, Rwanda, Ethiopia, Kenya (Commercial Attaché), Cuba, Mauritania, Cambodia, Laos, Inggris (Perwakilan), Austria, Armenia, Republik Korea (Korea Selatan), Filipina (Philippines), Fiji, Tiongkok (China), Finlandia (Finland), Uni Emirat Arab, dan Netherlands

Menteri Negara Kanada untuk Pembangunan Internasional, Randeep Sarai, juga bertamu ke NTB.  “Kita wujudkan program besar kita, yakni NTB Mendunia,” tutup Iqbal.

KEYWORD :

Diplomasi internasional Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :