Orang-orang berjalan di dekat mural eks Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di Teheran, Iran, 23 Juni 2025 (WANA via REUTERS)
Jakarta, Jurnas.com - Pemerintahan Peru memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran seraya menuding Teheran memicu eskalasi konflik di Timur Tengah, yang mengganggu jalur perdagangan internasional di Selat Hormuz.
Keputusan ini diumukan oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Peru pada Selasa (1/9).
"Berdasarkan komitmen historis terhadap perdamaian ... serta penghormatan terhadap hukum internasional dan pembelaan demokrasi, Pemerintah Republik Peru telah memutuskan untuk memutus hubungan diplomatik dengan Republik Islam Iran," demikian pernyataan Kemlu Peru pada Selasa malam.
Peru juga mengecam tindakan Iran yang menghambat tugas Badan Energi Atom Internasional (IAEA), termasuk penolakan berulang terhadap akses para pengawas ke fasilitas nuklir.
Meskipun hubungan diplomatik telah diputus, negara Amerika Latin tersebut akan tetap memberikan layanan konsuler bagi warga negaranya, demikian dikutip dari pernyataan tersebut.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Konflik Timur Tengah Iran Peru Hubungan Diplomatik Selat Hormuz





















