Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati. (Foto: Ist)
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menilai koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Sosial (Kemensos), dan seluruh pihak terkait, menjadi kunci mempercepat penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BNPB, Kementerian Sosial, dan seluruh pihak terkait, harus berjalan optimal agar kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi,” ujar Sari, di Jakarta, Selasa (18/8).
Sebelumnya, Sari bersama Satgas Penanggulangan Pasca Bencana (Galapana) DPR RI telah meninjau langsung lokasi terdampak gempa di NTT.
Dalam peninjauan itu Satgas Galapana DPR RI melihat kondisi masyarakat terdampak, sekaligus mendengarkan laporan pemerintah daerah (pemda) dan instansi terkait mengenai langkah-langkah tanggap darurat yang telah dilakukan.
Sari menegaskan, kehadiran DPR RI di lokasi bencana merupakan bentuk komitmen untuk memastikan negara hadir dalam melindungi dan membantu masyarakat yang terdampak musibah.
Selain meninjau lokasi, DPR RI juga meminta kepastian penanganan korban, termasuk dukungan logistik, layanan kesehatan, hunian sementara, serta bantuan sosial yang disalurkan BNPB dan Kementerian Sosial.
Menurut Sari, DPR RI berkomitmen untuk terus mengawal upaya penanganan dan rehabilitasi pascabencana hingga kondisi masyarakat terdampak benar-benar pulih dan dapat kembali menjalankan aktivitas dengan aman dan normal.
Diketahui, gempa bumi dengan magnitudo (M) 7,7 terjadi di wilayah Kabupaten Nagekeo, NTT, pada Sabtu (15/8) pukul 05.58 WITA. BNPB pada Minggu (16/8) malam, mencatat 54 warga meninggal dunia, 199 orang luka-luka, 9.963 orang mengungsi, dan 1.528 Kepala Keluarga (KK) terdampak.
BNPB juga mencatat sebanyak 2.403 rumah rusak akibat gempa di sisi utara Pulau Flores tersebut, 1.543 rumah diantaranya mengalami rusak berat, 328 rusak sedang, 532 rusak ringan.
Kemudian sebanyak 22 fasilitas pendidikan rusak dan 88 lainnya terdampak oleh guncangan gempa tersebut. Sedangkan fasilitas kesehatan yang terdampak mencapai 211 unit, antara lain 21 rumah sakit dan 190 puskesmas.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Pimpinan DPR Sari Yuliati Koordinasi Percepatan Tangani Gempa NTT Gempa NTT























