Senin, 17/08/2026 03:57 WIB

5 Hal yang Perlu Diajarkan kepada Anak Tentang Gempa Bumi





Berikut lima hal penting yang perlu diajarkan kepada anak tentang gempa bumi.

Ilustrasi - ini lima hal yang harus diajarkan kepada anak Anda tentang gempa bumi (Foto: REUTERS)

Jakarta, Jurnas,com - Gempa bumi dapat terjadi kapan saja dan tidak selalu bisa diprediksi.

Karena itu, pengetahuan mengenai langkah keselamatan penting dikenalkan kepada anak sejak dini.

Anak-anak mungkin lebih mudah panik ketika merasakan guncangan.

Orang tua perlu memberikan pemahaman sederhana mengenai apa yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah gempa bumi terjadi.

Berikut lima hal penting yang perlu diajarkan kepada anak tentang gempa bumi.

1. Kenalkan Apa Itu Gempa Bumi

Anak perlu mengetahui bahwa gempa bumi merupakan guncangan yang terjadi akibat pergerakan di dalam bumi. Jelaskan dengan bahasa sederhana dan sesuai usia anak.

Hindari memberikan penjelasan yang justru membuat anak takut. Tujuannya adalah agar anak memahami bahwa gempa merupakan bencana yang harus dihadapi dengan pengetahuan dan persiapan.

2. Ajarkan Cara Berlindung Saat Gempa

Anak perlu mengetahui langkah sederhana ketika merasakan guncangan. Ajarkan untuk segera merunduk, berlindung di bawah meja atau tempat yang kokoh, serta melindungi kepala dan leher.

Anak juga perlu diberi tahu untuk menjauh dari jendela, kaca, lemari, rak dan benda lain yang dapat jatuh.

3. Biasakan Anak Tidak Panik

Panik dapat membuat anak mengambil tindakan yang berbahaya, seperti berlari keluar rumah ketika guncangan masih berlangsung.

Orang tua dapat mengajarkan anak untuk tetap tenang, mengikuti instruksi orang dewasa dan tidak saling mendorong ketika melakukan evakuasi.

4. Kenalkan Jalur Evakuasi dan Titik Kumpul

Setiap keluarga sebaiknya memiliki jalur evakuasi dan titik kumpul yang mudah dikenali. Anak perlu mengetahui ke mana harus pergi setelah kondisi memungkinkan untuk melakukan evakuasi.

Lakukan simulasi sederhana secara berkala agar anak terbiasa mengikuti jalur tersebut tanpa kebingungan.

5. Ajarkan untuk Mengikuti Informasi Resmi

Setelah gempa, anak perlu diajarkan untuk mengikuti arahan orang tua dan petugas. Jangan membuat anak percaya pada informasi yang belum diketahui kebenarannya.

Orang tua juga dapat mengajarkan anak bahwa gempa susulan mungkin terjadi sehingga mereka tetap perlu berhati-hati setelah guncangan utama berhenti.

KEYWORD :

Gempa Bumi Wilayah Indonesia Nusa Tenggara Timur Gempa NTT Anak Kecil




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :