Ilustrasi - Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober, ini sejarahnya (Foto: Wikipedia)
Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 1 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila.
Peringatan nasional ini senantiasa menjadi momen penting untuk merenungkan kembali perjalanan sejarah bangsa, menghormati jasa para pahlawan, serta memperkuat komitmen terhadap Pancasila sebagai ideologi tunggal dan pemersatu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Lahirnya Hari Kesaktian Pancasila tidak lepas dari peristiwa kelam yang terjadi pada malam 30 September hingga dini hari 1 Oktober 1965, yang dikenal sebagai Gerakan 30 September (G30S).
10 Tokoh yang Gugur dalam Pemberontakan G30S PKI
Dalam peristiwa tersebut, enam jenderal dan satu perwira pertama TNI Angkatan Darat diculik dan dibunuh secara keji oleh kelompok yang berupaya menggulingkan pemerintahan yang sah dan mengganti ideologi Pancasila.
Para prajurit yang gugur dalam peristiwa tersebut—antara lain Letjen Ahmad Yani, Mayjen R. Suprapto, Mayjen M.T. Haryono, Mayjen S. Parman, Brigjen D.I. Pandjaitan, Brigjen Sutoyo Siswomiharjo, dan Lettu Pierre Tendean—kemudian dianugerahi gelar sebagai Pahlawan Revolusi.
Usai penumpasan gerakan tersebut, pemerintah Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 153 Tahun 1967.
Melalui Keppres tersebut, tanggal 1 Oktober secara resmi ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila.
Istilah Kesaktian dipilih untuk menggambarkan ketangguhan dan daya tahan ideologi Pancasila yang terbukti tidak dapat digoyahkan oleh beragam ancaman, rongrongan, maupun upaya disintegrasi bangsa.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila memiliki perbedaan mendasar dengan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni.
Jika 1 Juni menandai momen ketika Ir. Soekarno pertama kali merumuskan konsep dasar negara pada sidang BPUPKI tahun 1945, maka 1 Oktober memperingati keberhasilan bangsa dalam mempertahankan ideologi tersebut dari ancaman ideologi lain.
Hingga saat ini, Hari Kesaktian Pancasila diperingati secara khidmat melalui upacara bendera di berbagai instansi pemerintah, sekolah, dan perwakilan RI di luar negeri, dengan pusat upacara nasional yang rutin digelar di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur.
Peringatan ini menjadi pengingat bagi seluruh generasi penerus bahwa Pancasila bukan sekadar dokumen sejarah, melainkan benteng moral dan pandangan hidup yang harus terus dijaga keberlanjutannya.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Sejarah Indonesia Bulan Oktober

















