Jum'at, 02/10/2026 18:06 WIB

Tafsiran Surah Al-Qasas Ayat 83 Lengkap dengan Maknanya





Surah Al-Qasas ayat 83 berisi pesan tentang kehidupan akhirat dan larangan bagi manusia untuk mencari kesombongan serta kerusakan di muka bumi.

Ilustrasi - ini tafsiran dan makna dari Surah Al-Qasas ayat 83 (Foto: Pexels/uhumrea D)

Jakarta, Jurnas.com - Surah Al-Qasas ayat 83 berisi pesan tentang kehidupan akhirat dan larangan bagi manusia untuk mencari kesombongan serta kerusakan di muka bumi.

Ayat ini juga menggambarkan bahwa tempat yang baik di akhirat diperuntukkan bagi orang-orang yang bertakwa.

Allah SWT berfirman:

تِلْكَ الدَّارُ الْاٰخِرَةُ نَجْعَلُهَا لِلَّذِيْنَ لَا يُرِيْدُوْنَ عُلُوًّا فِى الْاَرْضِ وَلَا فَسَادًا ۗ وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِيْنَ

Artinya: “Negeri akhirat itu Kami jadikan bagi orang-orang yang tidak menyombongkan diri dan tidak berbuat kerusakan di bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Qasas: 83)

Ayat ini mengingatkan manusia bahwa kehidupan akhirat merupakan tempat yang disediakan Allah SWT bagi mereka yang tidak menjadikan kekuasaan dan kedudukan sebagai alasan untuk berlaku sombong.

Frasa tidak menghendaki kesombongan di bumi menunjukkan larangan menjadikan kedudukan, kekayaan, kekuasaan atau kelebihan yang dimiliki sebagai alasan untuk merendahkan orang lain.

Dalam konteks ayat, kesombongan juga berkaitan dengan sikap ingin meninggikan diri dan mencari kedudukan dengan cara yang melampaui batas.

Hal tersebut berbeda dengan memiliki keinginan untuk mendapatkan kehidupan yang baik atau menjalankan tanggung jawab dengan kemampuan yang dimiliki.

Ayat ini juga menyebut larangan melakukan fasad, yakni berbagai bentuk kerusakan dan tindakan yang membawa keburukan di muka bumi.

Seorang Muslim tidak hanya dituntut menjaga hubungannya dengan Allah SWT, tetapi juga menjaga hubungan dengan sesama manusia dan lingkungan kehidupan.

Ada beberapa pesan penting yang dapat dipahami dari Surah Al-Qasas ayat 83.

Pertama, jangan menjadikan dunia sebagai tempat untuk menyombongkan diri. Harta, jabatan, ilmu maupun kekuasaan merupakan amanah yang dapat dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

Kedua, hindari perbuatan yang menyebabkan kerusakan. Kehidupan seorang Muslim seharusnya memberikan manfaat, bukan menimbulkan kerugian dan keburukan bagi orang lain.

Ketiga, ketakwaan menjadi jalan menuju kesudahan yang baik. Pada bagian akhir ayat, Allah SWT menyebut bahwa kesudahan yang baik diberikan kepada orang-orang yang bertakwa.

Pesan tersebut menunjukkan bahwa ukuran kemuliaan seseorang bukan semata-mata dilihat dari kekayaan, kedudukan atau kekuasaan yang dimilikinya. Ketakwaan dan sikap menjauhi kesombongan serta kerusakan menjadi hal yang sangat ditekankan dalam ayat ini.

Surah Al-Qasas ayat 83 pada akhirnya menjadi pengingat agar manusia tidak terlena dengan kehidupan dunia.

Apa pun yang dimiliki hendaknya digunakan untuk kebaikan dan tidak menjadi alasan untuk merendahkan orang lain atau melakukan kerusakan.

KEYWORD :

Info Keislaman Surah Al-Qasas Ayat 83 Tafsir Al-Qur`an Makna Surah Al-Qasas




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :