Ilustrasi - bacaan niat puasa Senin dan Kamis di bulan Rabiul Awal (Foto: U REPORT)
Jakarta, Jurnas.com - Rabiul Awal, umat Islam di berbagai daerah tak hanya memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, tetapi juga semakin giat melaksanakan berbagai amalan sunnah.
Salah satunya adalah puasa Senin-Kamis, ibadah sunnah yang diyakini membawa banyak keutamaan.
Puasa ini termasuk ibadah rutin yang dilakukan Rasulullah SAW. Hari Senin dipilih karena bertepatan dengan hari kelahiran beliau.
Deretan Kitab Maulid Paling Populer di Indonesia
Sementara hari Kamis disebut sebagai hari diangkatnya amalan manusia kepada Allah SWT.
Sama seperti puasa sunnah lainnya, niat puasa Senin-Kamis cukup dibacakan dalam hati sebelum waktu imsak.
Sejak Kapan Maulid Nabi Muhammad Dirayakan?
Namun, banyak ulama membolehkan membacakan lafaz niat secara lisan agar lebih mantap.
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Lima Doa Maulid Nabi yang Paling Sering Dibaca
“Nawaitu shauma yaumal itsnaini sunnatan lillahi ta‘ala”
(Artinya: Saya niat berpuasa sunnah pada hari Senin karena Allah Ta‘ala).
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الْخَمِيسِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
“Nawaitu shauma yaumal khomiisi sunnatan lillahi ta‘ala”
(Artinya: Saya niat berpuasa sunnah pada hari Kamis karena Allah Ta‘ala).
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Info Keislaman Ibadah Puasa Senin dan Kamis Rabiul Awal Puasa Sunah

























