Sabtu, 25/07/2026 03:09 WIB

Intip Perkiraan Biaya Kuliah di Taiwan, Bisa Sambil Part Time





Ketua ICATI Jakarta Simon Hu menyebutkan bahwa secara umum biaya hidup di Taiwan masih terjangkau dan setara dengan biaya hidup di Jakarta

Ilustrasi - Mahasiswa sedang berdiskusi selama sesi perkuliahan (Foto: Dylan Gillis/Unsplash)

Jakarta, Jurnas.com - Biaya pendidikan dan biaya hidup kerap menjadi pertimbangan utama bagi calon mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri.

Dalam hal ini, Taiwan memiliki daya tarik tersendiri dari segi biaya, sehingga kerap menjadi salah satu negara tujuan favorit bagi pelajar asal Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Ikatan Citra Alumni Taiwan se-Indonesia (ICATI) Hengky Lau dalam konferensi pers Taiwan Higher Education Fair Indonesia (THEFI) 2026 di Jakarta pada Jumat (24/7).

"Untuk universitas itu sekitar lebih kurang termasuk domitory (asrama) sekitar Rp35 jutaan sampai Rp40 juta per semester," kata Hengky.

Untuk menekan pengeluaran sehari-hari, lanjut dia, mahasiswa juga dapat memanfaatkan fasilitas kantin yang tersedia di setiap sekolah atau kampus. Dengan begitu, perkiraan biaya hidup yang dibutuhkan relatif irit, yakni sekitar Rp4 juta per bulan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua ICATI Jakarta, Simon Hu mengungkapkan bahwa meskipun nilai tukar rupiah terhadap dolar sedang bergejolak, secara umum biaya hidup di Taiwan masih terjangkau dan setara dengan biaya hidup di Jakarta.

"Biaya hidup masih kurang lebih hampir sama dengan yang ada di Jakarta, jadi masih terjangkau oleh murid-murid dari Indonesia," ujarnya.

Ia juga menambahkan salah satu keunggulan kuliah di Taiwan ialah adanya izin bagi mahasiswa untuk bekerja paruh waktu (part-time) sambil berkuliah. Penghasilan dari kerja paruh waktu ini diklaim seringkali cukup untuk menutupi biaya hidup bulanan mahasiswa.

Meski demikian bagi calon mahasiswa dengan keterbatasan ekonomi, ICATI juga menyediakan program bantuan khusus berupa kredit pendidikan tanpa bunga sebesar 40.000 dolar Taiwan atau sekitar Rp19-20 juta per semester.

"Kredit ini bisa di dilunasi setelah mereka mungkin bekerja ataupun setelah 2-3 tahun kuliah dan mereka bisa part time bisa cicil untuk mengembalikan biaya kuliah ini, karena biaya kuliah ini akan bergulir terus untuk murid-murid yang baru yang kurang mampu," ujarnya.

"Kredit ini bisa dilunasi setelah mereka bekerja atau sambil kuliah paruh waktu," ujarnya.

Sebagai informasi, ICATI juga akan menggelar pameran pendidikan THEFI 2026 yang akan digelar di berbagai kota besar.

Pameran ini rencananya akan digelar di Jakarta pada 1 Agustus, kemudian di Bandung pada 2 Agustus, Semarang pada 4 Agustus, Surabaya pada 6-7 Agustus, dan dilanjutkan di Medan pada 9 Agustus 2026.

Kegiatan ini merupakaan penyelenggaraan ke-10 sejak pertama kali dilaksanakan pada 2013, yang juga mendapat dukungan dari Ministry of Education Taiwan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei, serta Taipei Economic and Trade Office (TETO) di Jakarta.

KEYWORD :

THEFI 2026 Kuliah Taiwan Perguruan Tinggi Taiwan Biaya Kuliah di Taiwan




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :