Jum'at, 03/07/2026 11:57 WIB

Ebola Mereda, WHO Konfirmasi Penemuan Virus Baru





WHO mengonfirmasi satu kasus penyakit akibat virus Marburg di Distrik Kyegegwa, Uganda barat

Tampilan kantor pusat Organisasi Kesehatan Dunia WHO di Jenewa, Swiss (Foto: REUTERS)

Jakarta, Jurnas.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi satu kasus penyakit akibat virus Marburg di Distrik Kyegegwa, Uganda barat, demikian diumumkan Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus saat menyampaikan sambutan pembuka dalam taklimat media WHO pada Kamis (2/7).

Menurut WHO, kasus tersebut terdeteksi melalui pengawasan penyakit yang diperketat untuk Ebola. Otoritas kesehatan Uganda melaporkan kasus terkonfirmasi itu kepada WHO pada 30 Juni. Sejak 21 Juni, tidak ada kasus baru Ebola yang dilaporkan di negara tersebut.

Otoritas kesehatan telah memberi tahu WHO bahwa mereka tengah memantau seluruh kontak yang teridentifikasi dari kasus Marburg tersebut, namun sejauh ini belum ada yang menunjukkan gejala. WHO mendukung investigasi untuk menentukan sumber paparan, mengevaluasi risiko kesehatan masyarakat, dan mendorong pelibatan masyarakat.

Menurut situs web WHO, penyakit akibat virus Marburg (Marburg virus disease/MVD), yang sebelumnya dikenal sebagai demam berdarah Marburg, merupakan penyakit berat yang sering kali berakibat fatal pada manusia. Rata-rata tingkat fatalitas kasus MVD mencapai sekitar 50 persen, meski dalam wabah-wabah sebelumnya, angka ini bervariasi antara 24 persen hingga 88 persen.

Perawatan suportif dini dengan rehidrasi, dan pengobatan simtomatik dapat meningkatkan peluang pasien untuk selamat. Saat ini, belum ada vaksin maupun terapi antivirus yang disetujui untuk mengobati MVD, tetapi sejumlah kandidat vaksin dan terapi obat sedang dalam tahap pengembangan.

WHO menyatakan pihaknya terus bekerja sama dengan otoritas Uganda untuk mengendalikan potensi penyebaran dan akan memberikan informasi terbaru seiring perkembangan situasi.

KEYWORD :

Virus Marburg Organisasi Kesehatan Dunia Virus Uganda




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :