Ilustrasi lafadz Nabi Muhammad SAW (Foto: Pexels/Necati Ömer Karpuzoğlu)
Jakarta, Jurnas.com - Islam mengajarkan bahwa perjuangan seorang Muslim tidak selalu berkaitan dengan peperangan.
Menjaga diri agar tidak menyakiti dan menzalimi orang lain juga menjadi bagian penting dari perjuangan dalam kehidupan sehari-hari.
Rasulullah SAW menyampaikan pesan kepada Ali bin Abi Thalib:
يَا عَلِيُّ أَفْضَلُ الْجِهَادِ مَنْ أَصْبَحَ لَا يَهُمُّ بِظُلْمِ أَحَدٍ
Artinya:
"Wahai Ali! Jihad yang paling utama adalah orang yang bangun di pagi hari tanpa berniat menzalimi seorang pun." (Bihar al-Anwar, Jilid 74, hlm. 46).
Pesan tersebut mengingatkan pentingnya menjaga niat dan perilaku terhadap orang lain.
Seorang Muslim tidak hanya dituntut untuk memperbanyak ibadah, tetapi juga harus mampu menahan diri dari keinginan menyakiti, merugikan, atau berbuat tidak adil kepada sesama.
Memulai hari dengan niat untuk tidak menzalimi siapa pun dapat menjadi bentuk pengendalian diri.
Sikap tersebut juga mendorong seseorang untuk menjaga ucapan, tindakan, serta keputusan agar tidak merugikan orang lain.
Karena itu, perjuangan melawan dorongan untuk berbuat zalim menjadi salah satu bentuk kesungguhan dalam menjalankan nilai-nilai Islam di kehidupan sehari-hari.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Info Keislaman Jihad Orang Muslim Rasulullah SAW Ali bin Abi Thalib
















