Sabtu, 20/06/2026 00:23 WIB

Peringatan Hari Kesadaran Nistagmus Setiap 20 Juni, Ini Sejarahnya





Setiap 20 Juni, dunia memperingati Hari Kesadaran Nistagmus Internasional (International Nystagmus Awareness Day).

Ilustrasi - ini sejarah dan makna dari peringatan Hari Kesadaran Nistagmus Internasional setiap 20 Juni (Foto: Freepik)

Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 20 Juni, berbagai organisasi kesehatan mata, komunitas pasien, dan pegiat kesehatan di sejumlah negara memperingati Hari Kesadaran Nistagmus Internasional (International Nystagmus Awareness Day).

Peringatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai nistagmus, gangguan penglihatan yang ditandai dengan gerakan mata yang terjadi secara tidak terkendali dan berulang.

Meski memengaruhi jutaan orang di seluruh dunia, nistagmus masih tergolong kondisi yang kurang dikenal oleh masyarakat umum.

Akibatnya, banyak penyandang nistagmus menghadapi tantangan berupa keterlambatan diagnosis, kurangnya dukungan pendidikan dan pekerjaan, hingga kesalahpahaman mengenai kondisi yang mereka alami.

Nistagmus adalah kondisi medis yang menyebabkan mata bergerak secara involunter atau tidak dapat dikendalikan.

Gerakan tersebut dapat terjadi dari sisi ke sisi, atas ke bawah, maupun membentuk pola tertentu yang memengaruhi kemampuan melihat, fokus, persepsi kedalaman, dan keseimbangan.

Menurut sejumlah organisasi kesehatan mata, nistagmus dapat muncul sejak bayi (kongenital atau infantile nystagmus) maupun berkembang pada usia yang lebih dewasa akibat penyakit tertentu, gangguan neurologis, atau efek samping obat-obatan.

Bentuk kongenital merupakan jenis yang paling umum ditemukan. Para penderita sering mengalami kesulitan membaca, mengenali wajah, mengemudi, hingga menjalani aktivitas sehari-hari yang membutuhkan ketajaman penglihatan.

Dalam kasus tertentu, kondisi ini dapat menyebabkan gangguan penglihatan berat.

Hari Kesadaran Nistagmus Internasional pertama kali diselenggarakan pada 20 Juni 2020 atas inisiatif Nystagmus Network, organisasi amal yang berbasis di Inggris dan telah berdiri sejak 1984 untuk mendukung penyandang nistagmus serta keluarganya.

Pembentukan hari peringatan ini dilatarbelakangi rendahnya tingkat kesadaran masyarakat terhadap nistagmus.

Melalui kampanye tahunan tersebut, organisasi berharap lebih banyak orang memahami kondisi ini sehingga penyandang nistagmus memperoleh akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan, pendidikan, pekerjaan, dan dukungan sosial.

Sejak pertama kali diperingati, Hari Kesadaran Nistagmus Internasional terus berkembang menjadi kampanye global yang melibatkan pasien, tenaga kesehatan, peneliti, hingga lembaga pendidikan di berbagai negara.

Menurut Nystagmus Network, salah satu tantangan terbesar yang dihadapi penyandang nistagmus adalah minimnya pemahaman masyarakat.

Banyak orang belum pernah mendengar istilah nistagmus atau tidak memahami dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari.

Peringatan ini juga bertujuan mendorong penelitian lebih lanjut terkait penyebab, metode diagnosis, hingga pengembangan terapi yang lebih efektif.

Saat ini belum terdapat obat yang dapat menyembuhkan nistagmus secara permanen, meskipun berbagai pendekatan seperti penggunaan kacamata, lensa kontak, terapi tertentu, hingga tindakan bedah dapat membantu sebagian pasien.

Dalam rangka memperingati Hari Kesadaran Nistagmus Internasional, berbagai organisasi biasanya mengadakan seminar, kampanye media sosial, penggalangan dana penelitian, webinar kesehatan mata, hingga berbagi pengalaman para penyandang nistagmus.

Di berbagai forum komunitas, para penyandang nistagmus juga memanfaatkan momentum ini untuk menceritakan pengalaman mereka menghadapi tantangan di sekolah, tempat kerja, maupun kehidupan sosial sehari-hari.

Kesaksian tersebut menjadi sarana edukasi yang efektif untuk meningkatkan empati dan pemahaman publik.

KEYWORD :

Hari Kesadaran Nistagmus 20 Juni Penyakit Mata Peringatan Dunia Bulan Juni




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :