Kamis, 18/06/2026 03:52 WIB

Peringatan Hari Sushi Internasional Setiap 18 Juni, Ini Sejarahnya





Tanggal 18 Juni selalu menjadi hari yang dinanti-nanti oleh para pencinta kuliner di seluruh dunia, karena hari ini dirayakan sebagai Hari Sushi Internasional.

Ilustrasi - Hari Sushi Internasional setiap 18 Juni, ini sejarahnya (Foto: Angie Gensler)

Jakarta, Jurnas.com - Tanggal 18 Juni selalu menjadi hari yang dinanti-nanti oleh para pencinta kuliner di seluruh dunia, karena hari ini dirayakan sebagai Hari Sushi Internasional.

Hidangan ikonik asal Jepang yang memadukan nasi bercuka dengan aneka lauk segar ini telah bertransformasi dari sekadar makanan tradisional menjadi salah satu fenomena budaya kuliner paling masif di era modern.

Perayaan tahunan ini tidak hanya menjadi ajang bagi restoran untuk menyajikan menu spesial, tetapi juga momen untuk mengapresiasi sejarah panjang dan seni keahlian yang ada di balik setiap gulungannya.

Dihimpun dari berbagai sumber, sejarah penetapan Hari Sushi Internasional pertama kali diinisiasi pada tahun 2009 melalui sebuah kampanye digital di media sosial yang dipelopori oleh Chris DeMay.

Ide tersebut langsung disambut hangat oleh komunitas kuliner internasional hingga akhirnya tanggal 18 Juni diakui secara luas sebagai hari libur kuliner non-resmi yang dirayakan di berbagai negara, mulai dari Asia, Amerika, hingga Eropa.

Jika menilik sejarahnya, bentuk awal sushi yang dikenal sebagai nare-zushi sebenarnya lahir dari metode pengawetan makanan kuno di Asia Tenggara, di mana ikan dibungkus dengan nasi yang difermentasi agar bertahan lama.

Namun, melansir arsip sejarah kuliner, evolusi sushi modern atau edo-mae zushi baru benar-benar berkembang di Tokyo pada abad ke-19, di mana ikan segar langsung disajikan di atas gumpalan nasi tanpa proses fermentasi panjang.

Penyebaran sushi secara global sendiri tercatat mengalami lonjakan pesat pasca-gempa besar Kanto pada tahun 1923, ketika banyak koki sushi berbakat bermigrasi ke luar daerah dan luar negeri untuk membuka usaha baru.

Kini, sushi telah beradaptasi dengan lidah masyarakat dunia dan melahirkan berbagai variasi modern yang sangat populer, seperti California Roll yang lahir di Amerika Serikat dengan memadukan alpukat dan daging kepiting.

Di Indonesia sendiri, adaptasi kuliner ini terlihat dari maraknya kreasi sushi yang menyesuaikan selera lokal, seperti penggunaan saus mentai, keju, hingga bahan makanan yang dimasak matang untuk mengakomodasi konsumen yang belum terbiasa mengonsumsi ikan mentah.

 

KEYWORD :

Hari Sushi Internasional Bulan Juni Peringatan Dunia 18 Juni




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :