Selasa, 26/05/2026 23:49 WIB

Sebelum Salat Idul Adha Disunnahkan Makan atau Tidak?





Pada Idul Adha tidak dianjurkan makan sebelum berangkat salat. Rasulullah SAW menunda makan hingga salat selesai dan kembali ke rumah.

Ilustrasi salat Idul Adha (Foto: Pemkot Pekalongan)

Jakarta, Jurnas.com - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu (26/5). Selain mempersiapkan hewan kurban dan pakaian terbaik, umat Islam juga dianjurkan untuk menghidupkan berbagai amalan sunnah di pagi hari raya, termasuk aturan mengenai makan dan minum sebelum berangkat ke masjid atau lapangan.

Sering kali muncul pertanyaan di tengah masyarakat, apakah sebelum menunaikan salat Idul Adha kita disunnahkan untuk makan terlebih dahulu seperti saat Idul Fitri, atau justru sebaliknya?

Berikut ini penjelasan lengkap berdasarkan tuntunan sunnah Rasulullah SAW dan fikih Islam.

Pada Idul Adha tidak dianjurkan makan sebelum berangkat salat. Rasulullah SAW menunda makan hingga salat selesai dan kembali ke rumah.

Dari Buraidah Radliallahu anhu ia berkata:

"Nabi Shallallahu `alaihi wa sallam tidak keluar pada hari Idul Fitri hingga beliau makan, sedangkan pada Hari Raya Kurban beliau tidak makan hingga kembali (dari mushalla) lalu beliau makan dari sembelihannya." (HR Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)

Dari riwayat tersebut diketahui pagi Idul Adha dimulai dengan salat terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan makan setelah rangkaian ibadah selesai.

Kebiasaan pada Idul Adha tersebut berbeda dengan Idul Fitri yang diawali dengan makan sebelum berangkat salat.

Anas RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW makan beberapa buah kurma dengan jumlah ganjil sebelum berangkat ke tempat salat pada hari Idul Fitri. Jumlah kurma yang dimakan tidak banyak, hanya beberapa butir sebagai pembuka sebelum salat.

KEYWORD :

Idul Adha Sunnah Salat Ied Sunnah Rasulullah




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :