Proses evakuasi jenazah pendaki dari Gunung Lambak, Johor (Foto: The Straits Times)
Kluang, Jurnas.com - Seorang pendaki ditemukan meninggal dunia pada Minggu (3/5) di Gunung Lambak, Distrik Kluang, Johor. Jenazah korban berada sekitar 800 meter dari kaki gunung setinggi 510 meter tersebut.
Pihak kepolisian menerima laporan mengenai insiden ini pada pukul 13.47 waktu setempat dan segera mengerahkan tim Patroli Pencegahan Kejahatan (RJC2) dari Stasiun Polisi Kluang, bersama dengan tim dari Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta Angkatan Pertahanan Sipil Malaysia.
Proses evakuasi korban sempat terkendala oleh faktor cuaca ekstrem di lokasi kejadian, sebagaimana keterangan Kepala Kepolisian Distrik Kluang, Bahrin Mohd Noh.
“Hujan deras di lokasi membuat proses membawa turun korban menjadi sulit,” ujar Bahrin dikutip dari The Straits Times pada Senin (4/5).
Jenazah korban akhirnya berhasil dibawa turun ke kaki gunung pada pukul 18.15, di mana petugas medis kemudian menyatakan korban telah meninggal dunia.
Korban diidentifikasi sebagai Muhammad Nur Hakimi Mohd Haris (32), seorang karyawan pabrik asal Felda Sungai Sibol, Kulai. Dia dilaporkan mendaki gunung tersebut bersama tiga orang rekan pria lainnya.
Jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Enche’ Besar Hajjah Khalsom Kluang untuk menjalani proses autopsi pada hari ini. Polisi juga menyatakan akan segera memberikan informasi terbaru mengenai penyebab pasti kematian korban setelah hasil autopsi selesai.
Gunung Lambak merupakan destinasi populer bagi pendaki pemula maupun latihan kebugaran, karena lokasinya yang dekat dengan kota Kluang. Jalur pendakian di gunung ini biasanya dapat diselesaikan dalam waktu 1,5 hingga 4 jam dan sering dipadati pengunjung pada akhir pekan.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Insiden Gunung Lambak Pendaki Meninggal Gunung di Johor























