Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto. Foto: Azka/Man
Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto meminta BPH Migas dan Pertamina melibatkan aparat penegak hukum guna menyelidiki kasus pencemaran sumur di Gunung Sindur, Bogor.
Menurut dia, penyelidikan penting dilakukan karena ada dugaan sumber pencemaran sumur ini berasal dari tangki BBM ilegal yang berada di sekitar lokasi kejadian. Sebab berdasarkan hasil pemeriksaan awal SPBU di sekitar lokasi kejadian tidak ditemukan kebocoran.
"Pertamina dan BPH Migas harus gerak cepat menyelidiki perkara ini. Bila perlu libatkan aparat penegak hukum untuk membantu penyelidikan. Sebab ada kemungkinan pencemaran ini berasal dari tangki BBM ilegal," kata Mulyanto kepada wartawan, Kamis (14/9).
Hal yang sama diutarakannya dalam RDP Komisi VII DPR RI dengan Dirjen Migas, Kepala BPH Migas dan Dirut Pertamina Patra Niaga, kemarin.
Mulyanto menegaskan BPH Migas dan Pertamina harus bekerjasama memecahkan masalah ini. Sebab bila benar ada tangki ilegal yang bocor di tempat kejadian perkara maka dampaknya bukan hanya merugikan masyarakat karena tidak dapat memperoleh air bersih tapi berpotensi merusak lingkungan dan merugikan keuangan negara.
MU Uji Reaksi Fans soal Harga Tiket Stadion Baru
Karena itu BPH Migas, Pertamina bersama Aparat Penegak Hukum harus intens terlibat dalam penuntasan kasus Ini. Bila perlu lakukan penyisiran yang lebih luas terhadap areap pemeriksaan, sehingga secara definitif dapat ditemukan sumber pencemaran BBM terhadap 15 buah sumur warga tersebut.
"Kami berharap semua pihak terkait tidak menganggap remeh kejadian ini. Karena kita belum tahu apa yang menjadi penyebab pencemaran ini. Tapi kalau melihat luas dan jumlah sumur yang tercemar saya perkirakan jumlah BBM yang bocor cukup banyak,” tegas Mulyanto.
“Kalau bocornya saja sudah sebanyak itu apalagi di tempat penampungan asalnya. Jangan-jangan jumlahnya bisa lebih besar. Dan setiap perusahaan atau perorangan yang menampung BBM dalam jumlah banyak harus memiliki izin khusus," imbuh Wakil Ketua Fraksi PKS ini.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Warta DPR Komisi VII Mulyanto PKS BPH Migas Pertamina pencemaran sumur




























