Rabu, 15/04/2026 11:56 WIB

DPR Minta Pertamina dan BPH Migas Tuntaskan Pencemaran BBM di Sumur Warga Bogor





Pertamina harus bisa memastikan penyebab pencemaran tersebut agar bisa segera dicarikan solusinya. Kasihan masyarakat karena tidak dapat memperoleh air bersih karena sumur yang biasa digunakan tercemar BBM.

Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mulyanto

Jakarta, Jurnas.com – Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto meminta Pertamina melakukan pemeriksaan menyeluruh di lokasi pencemaran sumur warga Desa Pengasinan, Gunungsindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang diduga terkontaminasi cairan BBM.

Wakil Ketua Fraksi PKS ini menegaskan, Pertamina harus mencari tahu sumber pencemaran sumur warga tersebut dan selanjutnya melakukan perbaikan dan pembersihan.

Selain itu, Pertamina juga diharapkan untuk tetap melaksanakan penutupan sementara operasional SPBU di sekitar lokasi tercemar untuk berbagai pengujian sampai masalah ini terang.

Pertamina harus bisa memastikan penyebab pencemaran tersebut agar bisa segera dicarikan solusinya. Kasihan masyarakat karena tidak dapat memperoleh air bersih karena sumur yang biasa digunakan tercemar BBM,” kata Mulyanto kepada wartawan, Senin (11/9).

Dia juga meminta BPH Migas turut mengawasi penuntasan kasus pencemaran ini. Karena bisa jadi pencemaran sumur dengan cairan BBM itu bukan dari tangki SPBU resmi yang ada di sekitar lokasi kejadian tetapi dari tangka atau penampung BBM ilegal.

“Kami mendorong BPH Migas dan Pertamina bersinergi menelusuri kejadian ini. Karena tidak menutup kemungkinan pencemaran sumur ini disebabkan bocornya tangki-tangki penyimpan BBM ilegal yang selama ini tidak terdeteksi aparat keamanan dan BPH Migas,” jelas Mulyanto.

Bila dugaan itu terbukti, Politikus PKS ini  meminta BPH Migas dan Pertamina menindak pelaku ke jalur hukum. Sebab masalah ini bukan hanya merugikan negara tapi membahayakan masyarakat dan lingkungan.

Untuk diketahui Air sumur warga di Kampung Nagrog, Desa Pengasinan, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tercemar bahan bakar minyak (BBM), Jumat (8/9).

Sebanyak 15 sumur mengeluarkan aroma tak sedap, dua di antaranya berubah warna menjadi biru pekat. Warga mengatakan kondisi ini terjadi sejak tahun 2021.

 

 

 

KEYWORD :

Warta DPR Komisi VII Pertamina BPH Migas pencemaran BBM Bogor Mulyanto




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :