Kamis, 16/04/2026 23:29 WIB

Kayan-Sumitomo Teken Kerja Sama Bangun PLTA 9.000 MW





Proyek ini sudah berjalan sejak 2011 dan kini sudah melengkapi semua perizinan yang diperlukan.

Penandatanganan kesepakata kerja sama antara PT Kayan Hydro Energy dengan Sumitomo Corporation dalam pembangunan PLTA 9.000 MW di Kalimantan Utara, Jakarta, Kamis (6/10/2022). Foto: Dok, Jurnas.com

JAKARTA, Jurnas.com - PT Kayan Hydro Energy (KHE) dan Sumitomo Corporation, grup perusahaan besar dari Jepang, menandatangani kesepakatan kerja sama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Kalimantan Utara (Kaltara). dengan total investasi sebesar 17,8 Miliar USD.

Penandatanganan kerja sama dilakukan Direktur Utama PT Kayan Hydro Energi Andrew Sebastian Suryali dan Direktur Utama PT Sumitomo Indonesia Kenicho Ishikawa dan di Jakarta, Kamis (6/10/2022).

Hadir pada kesempatan tersebut Menko Ekonomi Airlangga Hartarto dan Kepala Kantor Sekretariat Presiden (KSP) Moeldoko, Dubes Jepang Kanasugi Kenji, Head of Sumitomo Corporation Asia and Oceania Satoshi Matsui, dan Dirut PLN Damawan Prasojo.

Kedua perusahaan ini juga melakukan penjajakan pengembangan green industry di Kaltara dengan memanfaatkan energi dari PLTA yang akan dibangun.

KHE adalah pemrakarsa dan pengembang proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kayan Cascade yang terletak di Provinsi Kalimantan Utara, tepatnya di Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan dengan kapasitas 9.000 Megawatt yang terbagi dalam 5 bendungan,” kata Andrew Sebastian.

Menurutnya, proyek ini sudah berjalan sejak 2011 dan kini sudah melengkapi semua perizinan yang diperlukan. Totalnya sekitar 30 perizinan yang harus diselesaikan KHE untuk membangun PLTA.

“Saat ini KHE sedang melakukan pembangunan infrastruktur awal bendungan,” ujar Andrew Sebastian.

“Diperkirakan pada tahun 2023 akan dilanjutkan untuk membangun infrastruktur pendukung bendungan dan bangunan pengelak (Diversion Channel) bendungan yang menjadi anak tangga pertama dalam tangga Cascade,” imbuhnya.

Listrik yang dihasilkan oleh proyek PLTA ini akan menyuplai kawasan industri hijau yang dikembangkan PT. Indonesia Strategis Industri (ISI) dan kebutuhan listrik di Pulau Kalimantan pada umumnya.

Dengan terbangunnya PLTA Kayan maka daya tarik kawasan industri hijau ini akan semakin kuat bagi seluruh kalangan industri yang peduli pada pengurangan emisi karbon. Dan pihak Sumitomo Corporation berencana untuk mempromosikan kawasan ini kepada perusahaan-perusahaan Jepang yang sekarang ini mempunyai komitmen yang solid untuk menggunakan energi listrik yang berasal dari sumber energi terbarukan.

Selain itu, dalam rangka mendukung program percepatan transisi energi dan peningkatan energi terbarukan di dalam bauran energi nasional, KHE dan Sumitomo Corp. juga akan menjajaki peluang sinergi untuk mendukung kebijakan nasional melalui inisiatif kerjasama dengan PLN untuk membantu percepatan pengurangan emisi karbon sesuai komitmen Pemerintah Indonesia di dalam Paris Agreement dan COP26.

“Pihak KHE dan Sumitomo Corporation siap mendukung komitmen pemerintah tersebut,” tutup Andrew Sebastian.

KEYWORD :

Kayan Hydro Energy KHE Sumitomo Corporation PLTA




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :