Ali Akbar Hasyimi Rafsanjani
Jakarta - Ali Akbar Hasyimi Rafsanjani, yang meninggal hari minggu kemarin, adalah gambaran seorang pemimpin politik kontemporer yang lengkap dengan rentang karirnya yang sangat panjang. Sangat sulit menemukan padanan tokoh seperti Rafsanjani yang menjadi pejuang revolusi di masa muda, anggota parlemen, pembentuk dewan revolusi Republik Islam Iran, juru bicara parlemen.
Dia juga adalah presiden terpilih dengan kebijakan yang moderat saat memilih untuk melakukan reformasi ekonomi. Yaitu dengan mengabaikan aturan-aturan syariat agama yang mengungkung, hingga kembali menjadi kandidat presiden di masa-masa pensiunnya semata-mata untuk menguatkan peran oposisi.Rafsanjani adalah figur yang dominan dan berpengaruh bahkan `disukai` oleh pihak Barat karena pada masa kepemimpinannya, perjanjian untuk mengatur pengembangan teknologi Nuklir yang membahayakan keamanan wilayah timur tengah berhasil dilakukan.Rafsanjani lahir dari tradisi santri, yang belajar tentang Tauhid atau Teologi pada Ayatullah Khomeini dan menjadi pengikutnya yang setia. Ayatullah Khomeini adalah pemimpin Revolusi Islam Iran yang mampu menggulingkan Shah dan mendirikan Republik Islam Iran di tahun 1970.Baca juga :
Berapakah WA Tokopedia?
Begitu Revolusi menang, Rafsanjani mendapatkan kepercayaan dari Khomeini untuk duduk sebagai anggota Dewan Revolusi, yang merupakan organisasi paling utama dan pusat kekuasaan pemerintahan revolusioner. Pada masa revolusi sedang mengalami krisis yang paling berdarah Rafsanjani kerap menunjukkan diri berada di sisi yang paling radikal. Dia adalah perumus konstitusi, Republik Islam iran. Dia juga adalah pemimpin angkatan bersenjata Iran saat berperang dengan Irak di paruh akhir perang yang berangsung hingga delapan tahun lamanya.Tetapi Rafsanjani kemudian menjadi seorang yang lebih pragmatis ketika menjadi juru bicara Majis Rakyat atau parlemen selama delapan tahun. Rafsanjani adalah seorang yang mampu melobi Khomeini untuk mengatasi perbedaan yang menguat antara parlemen yang menginginkan perubahan radikal dalam ekonomi dengan Dewan Revolusi yang menginginkan perubahan berdasarkan syariat Islam.
Berapakah WA Tokopedia?
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Revolusi Iran Ali Akbar Hasyimi Rafsanjani Dewan Revolusi



























