Dalam foto yang disediakan oleh Angkatan Pertahanan Australia ini, kendaraan lapis baja Bushmaster Angkatan Darat Australia disiapkan untuk ditempatkan di Townsville pada 10 Maret 2022. (Foto: CPL Brodie Cross/ADF via AP)
KYIV, Jurnas.com - Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese mengatakan, Australia akan menyediakan 34 kendaraan lapis baja tambahan ke Ukraina dan melarang impor emas Rusia.
Berbicara pada konferensi pers di Kyiv Minggu (3/7) bersama Presiden Volodymyr Zelenskyy, Albanese mengatakan Australia akan menjatuhkan sanksi dan larangan perjalanan pada 16 menteri dan oligarki Rusia, sehingga jumlah total individu Rusia yang dikenai sanksi Australia menjadi 843.
Albanese mengatakan bahwa negaranya akan memberikan Ukraina seratus juta dolar dukungan militer, tanpa merinci apakah yang dia maksud adalah dolar Australia. Angka ini dalam dolar Australia akan berjumlah US$68 juta.
Ia menetapkan bahwa Australia akan menyediakan peralatan militer tambahan yang diminta oleh Ukraina termasuk 14 pengangkut personel lapis baja, 20 kendaraan lapis baja Bushmaster dan sejumlah drone.
Zelenskyy mengatakan bahwa Australia memberi Ukraina "bantuan yang cukup besar, khususnya dukungan pertahanan" dan bahwa pasukan Ukraina sangat menghargai kendaraan Bushmaster.
Albanese mengunjungi kota Bucha dan Irpin di mana pasukan Rusia diduga telah melakukan kejahatan perang, serta bandara di Gostomel barat laut Kyiv.
"Merupakan kehormatan besar bagi saya untuk menjadi perdana menteri Australia pertama yang mengunjungi Ukraina," katanya, menambahkan bahwa perjalanannya "akan menunjukkan dengan sangat jelas kepada dunia solidaritas yang ada antara rakyat Australia dan rakyat Ukraina".
Ia memberi penghormatan kepada keberanian, ketangguhan, keberanian, dan tekad dari presiden Ukraina, pasukan pertahanan, dan rakyatnya. "Bertekad untuk melawan pengganggu yang melanggar hukum internasional tanpa provokasi atau alasan apa pun," tuturnya.
Politisi Australia itu juga mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin akan mendapatkan penerimaan yang layak ia dapatkan jika ia menghadiri KTT G20 di Bali pada bulan November, seperti yang disarankan oleh Kremlin.
"Jika memang Tuan Putin menghadiri pertemuan itu ... dia akan mendapatkan sambutan yang pantas ia dapatkan, yang bukan salah satu teman, dari seseorang yang menghormati aturan hukum internasional," kata perdana menteri Australia.
Pada saat yang sama, dia mengatakan ia tidak bisa membayangkan Australia akan memboikot acara tersebut, sementara "kami percaya untuk mengisolasi Rusia sebanyak mungkin".
Orang Alba datang ke Ukraina setelah bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Paris pada hari Jumat.
Ukraina bulan lalu mengumumkan bahwa seorang pria Australia tewas saat berperang untuk Legiun Pertahanan Internasional Ukraina, sebuah brigade sukarelawan resmi.
Sumber: CNA
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Kendaraan Lapis Baja Larangan Impor Emas Rusia Australia Ukraina Anthony Albanese
























