Rabu, 30/09/2020 10:12 WIB

Herman Herry Minta Kapolda DIY Usut Teror Panitia Diskusi UGM

Ketua Komisi III DPR RI Herman Herry meminta Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta Irjen Pol Asep Suhendar mengusut tuntas kasus dugaan intimidasi ancaman terhadap panitia kegiatan diskusi mahasiswa Fakultas Hukum UGM Yogyakarta.

Ketua Komisi III DPR, Herman Herry

Jakarta, Jurnas.com - Ketua Komisi III DPR RI Herman Herry meminta Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta Irjen Pol Asep Suhendar mengusut tuntas kasus dugaan intimidasi ancaman terhadap panitia kegiatan diskusi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

Kata Herman, aparat kepolisian perlu mengusut kasus ini untuk membunjukkan bahwa kebebasan berpendapat dan berdiskusi adalah hak yang dijamin oleh Undang-Undang di tanah air.

"Saya mengecam bila memang terjadi tindak intimidasi dan pengancaman terhadap panitia dan narasumber diskusi di UGM seperti yang beberapa hari terakhir ramai dibicarakan publik dan di media sosial. Saya minta Kapolda DIY dan jajarannya untuk segera mengusut kasus ini untuk melacak pelaku teror terhadap mahasiswa dan narasumber pada acara tersebut," kata Herman, kepada wartawan, Selasa (2/6).

Selain itu, kata Herman, aparat kepolisian juga harus memastikan keselamatan para pihak yang diteror.

"Saya harap kepolisian serius melakukan penyelidikan dan penindakan agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi di era demokrasi seperti sekarang," tegas Herman.

Soal anggapan bahwa diskusi tersebut mengarah pada isu makar, Herman Herry menyebut tidak demikian.

"Saya pribadi melihat isu yang dibahas dalam webinar tersebut tidak mengarah pada isu makar," kata politikus PDI Perjuangan itu.

Di sisi lain, Herman menyampaikan, semua pihak harus ingat bahwa kebebasan berpendapat dan berdiskusi merupakan hak yang dijamin oleh Undang-Undang selama memang tidak melanggar ketertiban sosial.

"Apalagi, diskusi oleh mahasiswa UGM ini digelar dalam forum akademis," ucap politikus asal Nusa Tenggara Timur itu.

Penyelidikan oleh kepolisian, menurut Herman, akan membantu menenangkan perdebatan di antara warga masyarakat. Karenanya, ia juga berharap publik menahan diri dan tidak terpengaruh berbagai kesimpangsiuran terkait kasus ini.

"Saya berharap masyarakat tidak berspekulasi berlebihan dan menunggu hingga didapat kejelasan mengenai dugaan ancaman dan intimidasi itu. Tahan diri sampai didapat kejelasan mengenai pelaku dan motifnya," tuturnya.

"Kepada panitia maupun narasumber yang mendapat ancaman dan intimidasi, saya harapkan juga bersedia bekerjasama dan memberikan informasi menyeluruh kepada aparat kepolisian hingga kasus ini bisa diselesaikan dengan tuntas," demikian Herman.

TAGS : Warta DPR Komisi III DPR Herman Herry Diskusi UGM




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :