Kamis, 18/06/2026 09:41 WIB

Kapan 10 Muharram 2026? Simak Jadwal hingga Keutamaan Hari Asyura





salah satu keistimewaan besar dalam bulan Muharram adalah adanya Hari Asyura. Hari ini jatuh pada 10 Muharram dan menyimpan banyak makna spiritual dan sejarah

Ilustrasi Kapan 10 Muharram 2026? Simak Jadwal hingga Keutamaan Hari Asyura (Foto: Bicara Baik)

Jakarta, Jurnas.com - Bulan Muharram bukan sekadar awal tahun baru dalam kalender Hijriah atau Tahun Baru Islam. Dalam ajaran Islam, Muharram termasuk satu dari empat bulan haram atau suci yang sangat dimuliakan oleh Allah SWT.

Hal ini tertuang dalam Al-Qur’an Surat At-Taubah ayat 36: 

"Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram."
Empat bulan haram tersebut adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.

Pada bulan-bulan ini, umat Islam dilarang melakukan kezaliman, termasuk peperangan dan kekerasan. Sebaliknya, bulan-bulan ini menjadi momentum untuk memperbanyak ibadah dan amal kebaikan.

Mengutip laman Nahdlatul Ulama dan Baznas, salah satu keistimewaan besar dalam bulan Muharram adalah adanya Hari Asyura. Hari ini jatuh pada tanggal 10 Muharram dan menyimpan banyak makna spiritual dan sejarah penting bagi umat Islam. Lantas, kapan 10 Muharram 2026?

Berdasarkan kalender Hijriah yang dirilis oleh Kementerian Agama RI, 1 Muharram 1448 H jatuh pada hari Selasa, 16 Juni 2026. Dengan demikian, 10 Muharram 1448 H bertepatan dengan hari Kamis, 25 Juni 2026. Penanggalan tersebut sama dengan ketetapan PP Muhammadiyah yang mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal.

Sementara itu, menurut Nahdlatul Ulama (NU), 1 Muharram 1448 H jatuh sehari lebih akhir, yaitu pada Rabu, 17 Juni 2026. Maka berdasarkan kalender NU, 10 Muharram 1448 H jatuh pada Jumat, 26 Juni 2026. Penetapan ini berbeda dengan pemerintah dan Muhammadiyah.

Terlepas dari perbedaan tanggal, keistimewaan 10 Muharram tetap tidak berubah. Hari ini dikenal dalam sejarah Islam sebagai saat ketika Allah menyelamatkan Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Firaun. Rasulullah SAW pun diyakini berpuasa pada hari ini sebagai bentuk syukur, dan menganjurkan umatnya untuk mengikuti puasa Asyura.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda,
"Puasa pada hari Asyura, aku berharap kepada Allah agar dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu."

Tak hanya itu, pada 10 Muharram juga terjadi peristiwa syahidnya cucu Nabi Muhammad SAW, Sayyidina Husein bin Ali, di padang Karbala. Peristiwa ini menjadi simbol perjuangan menegakkan kebenaran dan keadilan dalam sejarah Islam.

Sejumlah amalan sunnah sangat dianjurkan untuk dilakukan pada hari Asyura. Di antaranya adalah memperbanyak sedekah, mempererat hubungan dengan keluarga, mempererat silaturahmi, memperbanyak berdzikir, berdoa, muhasabah hingga melaksanakan salat tasbih.

Bahkan dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa siapa yang melapangkan nafkah untuk keluarganya di hari Asyura, maka Allah akan melapangkan rezekinya sepanjang tahun. Ini menunjukkan bahwa hari tersebut bukan hanya tentang ibadah pribadi, tetapi juga momen untuk berbagi dan memperkuat ikatan sosial.

Peristiwa-peristiwa besar lainnya juga dipercaya terjadi pada 10 Muharram, seperti diterimanya tobat Nabi Adam AS, mendaratnya kapal Nabi Nuh AS setelah banjir besar, hingga diangkatnya Nabi Idris AS ke langit. Semua itu menambah kemuliaan dan keberkahan hari Asyura dalam lintasan sejarah kenabian.

Oleh karena itu, 10 Muharram bukan sekadar angka dalam penanggalan Hijriah. Ia merupakan momen yang penuh hikmah, yang bisa menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meneladani keteguhan para nabi dan ajaran Rasulullah SAW.

Untuk itu, memahami penanggalan dan persiapan sejak awal bulan Muharram sangatlah penting. Berikut jadwal singkat Muharram 1448 H versi pemerintah: 1 Muharram jatuh pada 16 Juni 2026, sedangkan 10 Muharram pada 25 Juni 2026.

Bulan ini berlangsung hingga 29 Muharram, atau hingga 14 Juli 2026 versi pemerintah dan Muhammadiyah. Selama rentang waktu tersebut, umat Islam memiliki banyak kesempatan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki diri.

Dengan mengetahui bahwa 10 Muharram 2026 jatuh pada hari Kamis, 25 Juni versi pemerintah dan Muhammadiyah, serta Jumat, 26 Juni versi NU, semoga kita bisa mengisi hari tersebut dengan semangat ibadah dan keteladanan. Hari Asyura bukan hanya tentang sejarah, tapi juga tentang perubahan diri menuju kebaikan yang hakiki. (*)

Wallahu`alam

KEYWORD :

10 Muharram Juni 2026 Bulan Muharram Amalan Muharram




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :