Kamis, 18/06/2026 04:29 WIB

F1

Bos Marcedes Sebut Dirinya Tak Ingin Bersaing dengan Lewis Hamilton





Bos tim Mercedes, Toto Wolff, mengakui dirinya tidak ingin melihat timnya harus bersaing langsung dengan pembalap Ferrari, Lewis Hamilton.

Pembalap Ferrari, Lewis Hamilton (Foto: Formula 1)

Jakarta, Jurnas.com - Bos tim Mercedes, Toto Wolff, mengakui dirinya tidak ingin melihat timnya harus bersaing langsung dengan pembalap Ferrari, Lewis Hamilton, dalam perebutan gelar juara dunia Formula 1 musim 2026.

Pernyataan itu disampaikan Wolff menyusul kebangkitan Hamilton bersama Ferrari setelah berhasil meraih kemenangan perdananya musim ini pada seri GP Catalunya.

Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri dominasi Mercedes dalam enam seri sebelumnya.

Wolff menilai Hamilton tetap menjadi salah satu pembalap paling berbahaya di lintasan berkat pengalaman dan mental juaranya yang telah terbukti selama bertahun-tahun di Formula 1.

"Saya lebih suka tidak melawan dia dalam perebutan gelar juara karena saya tahu apa yang mampu dia lakukan," kata Wolff dikutip dari laman resmi F1 pada Kamis (18/6).

Sebagai sosok yang pernah bekerja sama selama bertahun-tahun dengan Hamilton di Mercedes, Wolff memahami betul kualitas pembalap asal Inggris tersebut.

Menurutnya, Hamilton memiliki kemampuan untuk kembali menjadi kandidat kuat juara dunia meski kini membela Ferrari. Kemenangan di GP Catalunya menjadi momen penting bagi Hamilton.

Selain menjadi kemenangan pertamanya musim ini, hasil tersebut juga merupakan kemenangan perdana sang pembalap sejak bergabung dengan Ferrari pada awal musim 2025 setelah mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Mercedes.

Keberhasilan itu sekaligus menjadi sinyal bahwa Ferrari mulai menemukan performa terbaiknya dalam persaingan papan atas Formula 1 musim ini.

Wolff meyakini Hamilton masih memiliki kapasitas untuk bersaing memperebutkan gelar juara dunia menghadapi para pembalap Mercedes, yakni Kimi Antonelli dan George Russell.

Meski kini berada di kubu rival, Wolff tetap memberikan penghormatan tinggi kepada mantan anak didiknya tersebut. Ia menilai pengalaman Hamilton sebagai juara dunia tujuh kali menjadi modal berharga dalam menghadapi tekanan sepanjang musim.

Dengan performa yang mulai meningkat, Hamilton diperkirakan akan menjadi salah satu pesaing utama dalam perebutan gelar juara dunia Formula 1 2026.

Setelah sukses di Catalunya, Hamilton akan kembali mengincar hasil positif pada seri kedelapan musim ini, yakni GP Austria yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring pada 26–28 Juni mendatang.

Balapan tersebut diprediksi menjadi ujian berikutnya bagi Ferrari untuk membuktikan bahwa kemenangan di Catalunya bukan sekadar hasil sesaat, melainkan awal dari kebangkitan mereka dalam persaingan gelar musim ini.

Sementara itu, Mercedes akan berupaya mempertahankan konsistensi performa melalui George Russell dan Kimi Antonelli guna menjaga peluang mereka tetap berada di jalur perebutan gelar juara dunia.

KEYWORD :

Bos Mercedes Toto Wolff Pembalap Ferrari Lewis Hamilton




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :