Kamis, 28/01/2021 13:11 WIB

Corona Meredah, Iran Bakal Buka Kembali Aktivitas di Mesjid

Iran sebelumnya telah membuka kembali toko-toko, pasar-pasar dan taman-taman selama sepekan terakhir

Pejalan kaki memakai masker untuk menghindari virus corona ketika kota-kota Iran (Foto: IRNA)

Jakarta, Jurnas.com - Iran berencana untuk membuka kembali masjid di beberapa bagian negara yang secara konsisten bebas dari wabah virus corona baru atau Covid-19.

Hal itu disampaikan Presiden Iran, Hassan Rouhani dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu seperti dikutip Middleeast Monitor, Senin (27/04).

Iran, salah satu negara Timur Tengah yang paling terpukul oleh pandemi itu, akan dibagi menjadi wilayah putih, kuning dan merah berdasarkan jumlah infeksi dan kematian.

"Kegiatan di masing-masing wilayah akan dibatasi sesuai zona, sehingga daerah yang secara konsisten bebas dari infeksi atau kematian akan diberi label putih dan masjid dapat dibuka kembali dengan salat Jumat dapat dilanjutkan," ujar Rouhani.

Dia mengatakan label yang diberikan ke wilayah mana pun di Republik Islam bisa berubah dan dia tidak mengatakan kapan program kode warna akan berlaku.

Iran sebelumnya telah membuka kembali toko-toko, pasar-pasar dan taman-taman selama sepekan terakhir karena negara itu meredakan pembatasan-pembatasan coronavirus dengan peningkatan harian dalam jumlah kematian di bawah 100 sejak 14 April.

Jumlah korban meningkat 60 dalam 24 jam terakhir menjadi 5.710 dengan 90.481 kasus yang dikonfirmasi, juru bicara Kementerian Kesehatan Kianush Jahanpur mengatakan kepada TV pemerintah pada hari Minggu.

Mencari keseimbangan antara melindungi kesehatan masyarakat dan melindungi ekonomi yang sudah terpukul oleh sanksi, pemerintah telah menahan diri untuk tidak memaksakan jenis penguncian besar-besaran di kota-kota yang terlihat di banyak negara lain.

Tetapi telah memperpanjang penutupan sekolah dan universitas dan melarang pertemuan budaya, agama dan olahraga.

TAGS : Virus Corona Pemerintah Iran Aktivitas Mesjid




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :