Selasa, 19/06/2018 04:07 WIB

Beras Impor Tak Dapat Lapak di Pasar Induk Cipinang

Pada Selasa (20/2) beras masuk ke PIBC sekitar 5.482 ton. Jadi Rabu (21/2) pagi ini stock beras PIBC sekitar 26.800 ton

Beras di pasar rakyat (foto: Antara)

Jakarta  - Direktur Utama Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi memastikan beras impor masih dikunci rapat di gudang Bulog. Sejak panen raya akhir Januari 2018 lalu, Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) terus dibanjiri beras lokal.

Pada Selasa (20/2) beras masuk ke PIBC sekitar 5.482 ton. Rabu (21/2) pagi ini stock beras PIBC sekitar 26.800 ton. "Ini pemasukan tertinggi sepanjang 2018 dan lebih tinggi dibandingkan Februari 2017," kata Arief saat dihubungi jurnas.com, Rabu (21/2)

"Pemasukan beras ini murni dari beras lokal, bukan dari impor. Beras impor dikunci di gudang Bulog," ujar Arief.  

Ketua DPD Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras (PERPADI) DKI Jakarta, Nellys Sukidi mengatakan kondisi beras di pasar saat ini adalah masa transisi, beras panen raya sudah masuk ke pasar, sehingga diprediksi harga akan terus turun.

"Jadi ya, kami pedagang melakukan pembelian beras secukupnya sesuai order saja. Kami kirim pasokan beras setiap hari sesuai order permintaan," jelasnya.

Lebih lanjut Nellys mengatakan, "Saran kami sih, dalam kondisi panen raya ini, Bulog harus menyiapkan diri untuk pengadaan. Jadi pada saat harga turun, Bulog tidak boleh diem, harus secepatnya melakukan penyerapan. Sebaliknya saat harga naik, Bulog tidak boleh diem, harus Operasi Pasar, pintanya.

Di tempat terpisah, Plt Kepala Biro Humas dan Informasi Publik, Kementerian Pertanian, Suwandi mengatakan, "Februari ini panen padi nasional seluas 1,6 juta hektar dan Maret nanti puncak panen raya luas 2,2 juta hektar."

"Tiga provinsi sentra padi yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur pada Februari panen berturut-turut seluas 230 ribu hektar, 335 ribu hektar dan 239 ribu hektar, selanjutnya pada bulan Maret berturut-turut panen 274 ribu hektar, 278 ribu hektar dan 512 ribu hektar. Panen raya ini merupakan momentum baik bagi Bulog untuk menyerap gabah dan beras petani," jelasnya

TAGS : Kementan Arief Prasetyo Impor




TERPOPULER :