Tanggal 3 Mei kerap dikenal luas sebagai Hari Kebebasan Pers Sedunia (World Press Freedom Day/WPFD). Namun, peringatan ini bukanlah satu-satunya, hari ini juga menjadi momen peringatan untuk sejumlah isu penting lainnya—baik di tingkat nasional maupun global.
Setiap tanggal 3 Mei, dunia memperingati World Press Freedom Day atau Hari Kebebasan Pers Sedunia, sebuah momentum penting untuk meneguhkan komitmen terhadap kebebasan berekspresi dan kemerdekaan pers.
Setiap tanggal 3 Mei, dunia memperingati World Press Freedom Day atau Hari Kebebasan Pers Sedunia. Tahun ini, peringatan tersebut menandai 30 tahun perjalanan sejak dicanangkannya oleh Majelis Umum PBB pada Desember 1993, mengikuti rekomendasi UNESCO.
Usai Jadi Koki Seksi di Emily in Paris, Lucas Bravo Kini Jadi Perampok di Freedom
Jenin Freedom Theater Bantu Anak-anak Gaza Pulihkan Trauma
Latihan drone yang dilaporkan terjadi ketika kapal serbu amfibi Amerika Serikat (AS) tiba di Korea Selatan untuk latihan militer bersama dengan nama kode "Freedom Shield".
Seoul dan Washington mengumumkan tahun lalu bahwa mereka akan membatalkan Ulchi Freedom Guardian setelah pertemuan puncak Juni Donald Trump dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un
Dewan Oxford akhinya mencabut Freedom of the City (Kebebasan Kota) dari pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi karena dinilai gagal menghentikan kekerasan terhadap etnis Rohingya.
Penghargaan Freedom of Oxford Aung San Suu Kyi akan dilucuti karena dianggap menutup mata atas krisis Rohingya