Tim peneliti dari Southwest Research Institute menyebut objek ini hanya berdiameter sekitar enam mil, atau kurang dari sepuluh kilometer. Ukurannya yang kecil dan cahayanya yang sangat lemah membuatnya lolos dari pengamatan teleskop sebelumnya, termasuk Voyager 2 saat melintas Uranus pada 1986.
Ancaman bom kembali muncul untuk kali kedua untuk penerbangan jemaah haji Indonesia yang sedang menuju ke tanah air.
Sebelumnya, pilot pesawat Saudia Airlines memutuskan untuk mengalihkan rute penerbangan ke Bandar Udara Kualanamu di Medan setelah mendapat ancaman bom melalui surat elektronik.
Dua bulan sebelum kecelakaan, salah satu mesinnya diganti. Alih-alih mengikuti prosedur resmi pabrikan untuk membongkar mesin dan pylon (struktur penyangga mesin) secara terpisah, tim perawatan American Airlines memilih metode yang lebih cepat dan murah: mengangkat mesin dan pylon sekaligus menggunakan forklift.
Maskapai penerbangan Indonesia Airlines yang baru didirikan dan berbasis di Singapura, disebut bakal terbangi langit Indonesia.