Anggota Komisi IV DPR RI Sonny T. Danaparamita menyoroti anomali harga beras nasional. Ia mempertanyakan mengapa harga beras di pasaran tetap tinggi, padahal stok cadangan beras pemerintah (CBP) tercatat melimpah.
Ia juga menyebut 10 ribu ton beras berasal dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP)
Saat ini, stok beras yang diamankan Bulog mencapai 1,189 juta ton, jumlah ini termasuk cadangan beras pemerintah (CBP)
Stok CBP ini akan terus bertambah seiring penyerapan gabah/beras yang terus dilakuan oleh Perum Bulog.
Customs and Border Protection (CBP) AS pada November 2021 memberikan sanksi impor dari Smart Glove dan grup perusahaannya atas dugaan penggunaan kerja paksa di fasilitas produksinya.
Namun demikian, cadangan beras pemerintah (CBP) yang ada di Bulog perlu ditingkatkan.
Bantuan pangan beras yang diambil dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) ini untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi.
Surat penugasan impor tersebut tertuang dalam Surat Kepala Bapanas tentang Penugasan Pengadaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dari Luar Negeri pada Jumat tanggal 24 Maret 2023.
DPR kecewa Bulog tetap mengimpor beras, ini alasannya