Komjen Pol Budi Gunawan (BG) resmi menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) setelah dilantik langsung oleh Presiden Jokowi, Jumat (9/9).
Proses rekam jejak yang ketat saat pemilihan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai calon Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) tidak terlihat alias hilang.
Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8/2016 tentang Penghematan Anggaran Kementerian dan Lembaga dinilai melanggar Undang-Undang (UU).
Ia dicalonkan oleh Presiden Barack Obama untuk menjadi hakim di Pengadilan Distrik, Columbia, karena kegigihannya untuk mempersatukan kelompok etnis di wilayah itu.
Setelah lolos dari fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I DPR, calon Kepala Badan Intelijen Negara Komjen Pol Budi Gunawan akan diputuskan dalam rapat Paripurna DPR.
Setelah melakukan fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan, Komisi I DPR menyatakan Komjen Pol Budi Gunawan (BG) layak menjadi Kepala Badan Intelijen Negara.
Komisi I DPR akan menggelar fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan terhadap Komjen Pol Budi Gunawan sebagai calon Kepala Badan Intelijen Negara.
Presiden Jokowi menerbitkan instruksi presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2016 tentang penghematan anggaran Kementerian dan Lembaga.
Puncak peringatan HAORNAS 2016 akan dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Setelah Paripurna DPR membacakan surat Presiden Jokowi terkait pengajuan nama Komjen Budi Gunawan sebagai calon Kepala BIN, Komisi I DPR melanjutkan fit and proper test.