Warga Kashmir menghadapi ancaman besar terhadap kehidupan mereka oleh pasukan India yang beroperasi di wilayah tersebut.
Sekitar 200.000 Rohingya berunjuk rasa di kamp pengungsian Bangladesh, untuk menandai dua tahun sejak mereka melarikan diri dari penumpasan berdarah pasukan Myanmar.
Dua tentara lainnya mengatakan, mereka dibebaskan pada November, kurang dari satu tahun dari masa 10 tahun penahanan. Sedangkan Wartawan yang mengangkat pembantaian itu dihukum tujuh tahun penjara karena laporannya.
Pelayat menangis ketika 81 peti mati putih berisi sisa-sisa 84.437 korban pembunuhan massal 1994 dimakamkan di Nyanza Genocide Memorial di ibukota.
April lalu, Duterte juga menyebut tindakan keras militer terhadap komunitas Rohingya di Negara Bagian Rakhine Myanmar sebagai genosida.
Jenderal yang menjalankan kampanye genosida harus menjadi paria internasional, kata Gregory Stanton
UNCHR menyesali keputusan India yang kembali mendeportasi komunitas Rohingya
Dalam putusan tersebut, mereka dinyatakan bersalah melakukan genosida terhadap kelompok etnis Cham dan Vietnam.
Sekitar 250.000 hingga 400.000 warga Rohingya yang masih menetap setelah penindasan brutal tahun lalu masih mengalami penderitaan dan penindasan paling mengerikan.
Jepang berusaha bernegosiasi dengan Korea Utara mengenai berbagai masalah, termasuk penculikan warga negaranya.