Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) tidak akan menuruti keinginan Presiden Donald Trump, untuk meledakkan 52 situs budaya bersejarah milik Iran.
Pentagon mengklaim serangan itu dimaksudkan untuk menghalangi rencana Iran menyerang kepentingan AS di wilayah tersebut.
Pentagon mengatakan, serangan itu bertujuan menghalangi rencana serangan Iran ke depannya.
Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Mark Esper mengatakan bahwa Pentagon akan mengerahkan 750 tentara ke Timur Tengah dalam waktu dekat.
Lebih dari 120 proyek konstruksi militer AS akan terdampak buruk, sebab Pentagon akan menggunakan anggaran sebesar US$3,6 miliar
Pentagon mengatakan, 1.000 tentara tambahan yang akan dikirim ke Timur Tengah.
Secara keseluruhan, Pentagon diperkirakan akan menggeser sekitar $ 6 miliar untuk membantu membangun tembok perbatasan, termasuk sekitar $ 3,6 miliar dari proyek konstruksi militer, beberapa di antaranya akan ditunda.
Pentagon mengatakan pembatasan itu bukan larangan menyeluruh, tetapi mereka akan melarang banyak orang, jika tidak, kebanyakan orang yang mengidentifikasi sebagai transgender dari mendaftar di angkatan bersenjata Amerika.
Pentagon mengatakan telah menangguhkan pengiriman peralatan terkait jet tempur F-35, sembari menunggu keputusan Turki yang tegas untuk membatalkan pengiriman S-400.
Menteri pertahanan Turki memperingati para pejabat Pentagon bahwa tidak boleh ada kekosongan kekuasaan selama penarikan pasukan AS dari Suriah, Sabtu (23/02) waktu setempat.