Lebih dari 30 anggota layanan AS menderita cedera otak traumatis (TBI) setelah Iran menyerang pangkalan udara Ain al-Assad dalam menanggapi pembunuhan Mayor Jenderal Qassem Soleimani.
Sebelas anggota militer Amerika Serikat diterbangkan dari Pangkalan Udara Al Assad di Irak dan dirawat karena gejala gegar otak
AS baru-baru ini menyasar para pejabat senior dan sektor manufaktur dan logam di Iran dengan sanksi baru sebagai reaksi atas serangan rudal balasan Negeri Para Mullah terhadap pangkalan Ain al-Assad di Irak.
Kerusakan itu sebenarnya jauh lebih besar daripada yang diakui AS. Pasalnya beberapa helikopter hancur dan sejumlah bangunan mengalami kerusakan.
IRGC menembakkan sejumlah rudal ke arah Ain al-Assad Airbase di provinsi Anbar Irak barat, dan pos terdepan di Erbil, ibukota Kurdistan Irak semi-otonom, yang keduanya menampung pasukan AS. .
Krisis pengungsi saat ini di negara Eropa merupakan konsekuensi dari dukungan mereka terhadap terorisme di negara Arab.
Operasi AS untuk membunuh Baghdadi tidak lebih dari sebuah tipuan, karena politik AS tidak berbeda dengan Hollywood.
Perang hanya akan berakhir melalui pemberantasan terorisme.
Tindakan ofensif di Idlib telah dilancarkan Presiden Suriah, Bashar al-Assad sejak April. Wilayah itu merupakan rumah bagi tiga juta orang yang masih berada di bawah kendali Al-Qaeda.
Segala upaya harus diarahkan untuk mengakhiri Operasi Musim Semi Perdamaian dan penarikan semua pasukan ilegal, termasuk tentara Turki dan AS dari wilayah Suriah.