Faktor-faktor penyebabnya adalah, pertama mengabaikan studi kelayakan. Hal ini dapat terlihat dari proyek-proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, LRT Jabodetabek, Pelabuhan Patimban, Bandara Yogyakarta, dan Bandara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga yang semua masalahnya tak lepas dari minimnya studi kelayakan.
Mereka ditangkap lantaran diduga terlibat transaksi suap terkait proyek dan lelang jabatan.
Rahmat Effendi atau akrab disapa Bang Pepen bersama 11 orang lainnya itu ditangkap lantaran diduga terlibat transaksi suap terkait proyek dan lelang jabatan.
Selain bisa membuka banyak lapangan pekerjaan, penyelesaian berbagai proyek mangkrak tersebut juga bisa menghidupkan kembali geliat ekonomi Bali dari sektor pariwisata.
Dengan dilimpahkanya berkas tersebut, jaksa KPK memiliki waktu maksimal 14 hari kerja untuk menyusun surat dakwaan.
Diketahui PT Nindya Karya itu telah menyandang status tersangka korporasi sejak April 2018 lalu.
Kuat dugaan pemeriksaan ini untuk mempertajam bukti rasuah yang dilakukan kedua tersangka korporasi itu.
"Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AW (Kepala Divisi Gedung atau Kepala Divisi I PT Waskita Karya, Adi Wibowo)," kata plt jubir KPK, Ali Fikri.
Wali Kota Banjar dua periode itu mengaku legawa memakai rompi oranye. Dia merasa apa yang diperbuatnya berhak menerima ganjaran.
KPK juga menetapkan Direktur CV Prima, Rahmat Wardi, sebagai tersangka.