Pertemuan dengan AS dalam kerangka JCPOA hanya akan terwujud seandainya Washington mencabut semua sanksi terhadap Iran.
Trump mempertimbangkan penggunaan bom nuklir, untuk memecah kumpulan topan sebelum mendarat di AS.
Presiden Iran, Hassan Rouhani dan rekannya dari Prancis sudah telepon beberapa pekan terakhir.
Trump bahkan menyebut Afghanistan sebagai tempat berbahaya. Ia mengibaratkan seperti Universitas terorisme Harvard.
Uji coba rudal AS sehari sebelumnya menunjukkan, Washington sudah lama berencana meninggalkan perjanjian nuklir bilateral dengan Rusia.
Iran meragukan gagasan Presiden Trump yang ingin melakukan negosiasi dengan Teheran.
Awal bulan ini Teheran akan kembali menangguhkan komitmen ketiganya di bawah JCPOA.
Moskow akan terus mengembangkan senjata baru, menyusul kematian lima ilmuwan nuklir Rusia dalam ledakan pekan lalu.
Trump sebelumnya menyalahkan Macron karena mengirim sinyal campuran ke Teheran.